DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.

50rb
100rb
Rp

Artikel

 

Tahun 787 M: Ketika Harun Ar-Rasyid Memadukan Lembut dan Keras dalam Kepemimpinan

Sebelum kita membahas zaman keemasan yang sering disebut sebagai puncak kemajuan dalam sejarah umat Islam, penting untuk mengenal sosok khalifah yang memimpin pada periode tersebut. Sikap dan karakter seorang khalifah memainkan peran krusial dalam mendorong kemajuan pemerintahan.

Ziarah di Makam Sayyid Ibrohim Ba'abud, Pendiri NU Wonosobo

Ibrahim bin Ali bin Hasyim Ba'abud atau yang kerap disapa dengan panggilan Sayyid Ibrohim Ba'abud pada tahun 1864 M, di Kauman Wonosobo. Beliau merupakan putra ketiga dari tiga bersaudara, dari pasangan Ali bin Hasyim dengan Syarifah Khotijah.

Tahun 785-786 M: Al-Hadi dan Harun Ar-Rasyid dalam Bayangan Takhta Abbasiyah

Musa Al-Hadi diamanatkan menjadi khalifah pertama, sementara Harun Ar-Rasyid dipersiapkan untuk menggantikannya jika kelak diperlukan. Kebijakan ini mencerminkan keinginan khalifah Al-Mahdi untuk menjaga stabilitas politik di tengah masa-masa yang menantang.

Biografi KH. Muhammad Sholih Tsani, Masyayikh Pesantren Qomaruddin Bungah, Gresik

 KH. Muhammad Sholih Tsani bernama kecil Muhammad Nawawi. Beliau lahir di Desa Rengel, Tuban, pada tahun 1254 H. Ayahnya bernama Madyani (KH. Abu Ishaq) dan ibunya bernama Rosiyah binti KH. Muh. Sholih Awal.

Biografi KH. Chudlori

KH. Chudlori lahir di Tegalrejo. Beliau merupakan putra kedua dari sepuluh bersaudara, dari pasangan K. Ikhsan dan Ibu Mujirah.

Tahun 1955 M: Peran Konferensi Asia-Afrika dalam Membuka Jalan Haji untuk Muslim China

Konferensi Asia–Afrika (KAA) berlangsung antara 18 April-24 April 1955, di Gedung Merdeka, Bandung, Indonesia dengan tujuan mempromosikan kerjasama ekonomi dan kebudayaan Asia-Afrika dan melawan kolonialisme atau neokolonialisme Amerika Serikat, Uni Soviet, atau negara imperialis lainnya.

Biografi Prof. Dr. TGH Masnun Tahir, M.Ag, Ketua PWNU NTB (2019-2024)

Prof. Dr. TGH Masnun Tahir, M.Ag lahir di Dasan Baru, Loteng, pada tanggal 27 Agustus 1975. Ayah Masnun bernama HM. Tahir dan ibunya bernama Hj. Asmaul Husna.

Biografi KH. Muhammad Salman Dahlawi, Pengasuh Pesantren Al-Manshur Popongan Klaten

KH. Muhammad Salman Dahlawi adalah pengasuh Pondok Pesantren Al-Manshuriyah, Popongan, pesantren tertua di Klaten. Sejak 21 Juni 1980, Pesantren Popongan berganti nama menjadi Pondok Pesantren Al-Manshur, untuk mengenang pendirinya, bersamaan peresmian yayasannya.

Tahun 1956 M: Kisah KH. Idham Chalid, Pimpin NU Selama 28 Tahun

KH. Idham Chalid, lahir pada tanggal 27 Agustus 1922 di Setui, dekat Kecamatan Kotabaru, bagian tenggara Kalimantan Selatan. Beliau adalah anak sulung dari lima bersaudara. Ayahnya H. Muhammad Chalid, penghulu asal Amuntai, Hulu Sungai Utara, sekitar 200 km dari Banjarmasin.

Tahun 783-785 M: Demi Kestabilan Agama Dinasti Abbasiyah Memburu Gerakan Zindik

Pada masa pemerintahan Al-Mahdi, perlu kita ketahui bahwa pemerintahan Abbasiyah pada masa itu tidak hanya menitikberatkan urusan Negara pada ekspansi ke wilayah asia kecil dan administrasi Negara saja, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kemurnian agama islam.