DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Alkisah, ada cerita sangat menakjubkan tentang Habib Abu Bakar As-Segaf. Beliau memang masyhur dengan karomahnya yang luar biasa, bahkan ketika beliau telah wafat.
Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi (1870-1968), akrab disebut Habib Ali Kwitang, adalah ulama’ besar di Jakarta yang sangat akrab dengan para kiai NU.
Sebuah ukiran indah menampilkan sosok seorang ibu berkebaya terpampang megah pada monumen peringatan di Cowra. Dalam ukiran tersebut, terlihat seorang ibu sedang menggendong anaknya dengan penuh kasih sayang. Sosok ibu ini menimbulkan pertanyaan di benak banyak orang: siapakah beliau sebenarnya?
KH. Tubagus Achmad Chatib ibn Waseh al Bantani, lahir di Kampung Gayam, Desa dan Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, pada hari Ahad, bulan Mei 1890.
"Jangan kalian berani-berani membuat jatuh perkumpulan ini (NU) dengan meletakannya di bawah," kata Habib Ali penuh kasih sayang layaknya orang tua pada anak kandungnya.
KH. Ahmad Solehan Toyyib, Pendiri Pesantren Hidayatul Mubarok Lampung Tengah. Beliau lahir di Tulung Agung, Jawa Timur, pada tanggal 19 Juni 1951 M
Lambang NU bukanlah sembarang lambang. Di dalamnya mengandung banyak makna filosofis. Sehingga, tak heran jika lambang itu menggambarkan ruh yang terus hidup dari generasi ke generasi.
NU juga mempunyai kedekatan hubungan dengan Presiden RI yang pertama, Soekarno. Pada Muktamar Alim Ulama se-Indonesia tahun 1953 di Cipanas, diputuskan untuk memberi gelar kepada Soekarno sebagai Waliyul Amri Dharuriy bis-Syawkah (Pemimpin Pemerintahan yang berkuasa dan wajib ditaati).
Sementara tali jagat yang disimpul dengan dua ikatan itu adalah dari Kyai Wahab sendiri, yang menyiratkan makna sebagai lambang dari Hablun Minallah (hubungan manusia dengan Allah) dan Hablun Minannas (hubungan manusia sesama manusia).
Tahun 720 Masehi merupakan tahun kesedihan (seharusnya) bagi Bani Umayyah. Seorang yang zuhud dan bijaksana telah meninggal dunia, beliau adalah Umar bin Abdul Aziz (Umar II). Masa beliau penuh dengan kemakmuran, bahkan pergerakan dari para Khawarij dan Syi’ah mampu beliau kendalikan.