Bagaimana hukumnya menambah kalimat “Abdul Qadir Waliyullah” sesudah kalimah Thayyibah?.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Menambah Kalimah “Abdul Qadir Waliyullah” Sesudah Kalimah Thayyibah
Pertanyaan :
Bagaimana hukumnya menambah kalimat “Abdul Qadir Waliyullah” sesudah kalimah Thayyibah?.
Jawab :
Jawaban masalah ini ada dua redaksi, yang satu dari Tim Perumus, sedang yang satu lagi dari Pimpinan Sidang dalam Kongres:
- Dari Perumus: Boleh asal tidak dimasukkan dalam rangkaian dzikir.
Dari Pimpinan Sidang: Dzikir yang warid/berlaku adalah: Laailaaha illallaah Muhammad Rasulullah. Adapun menyebut menambah kalimah Syekh Abdul Qadir Waliyullah boleh.
Sumber: Ahkamul Fuqaha no. 330 KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-26 Di Semarang Pada Tanggal 10 - 16 Rajab 1399 H. / 5 - 11 Juni 1979 M.
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

