22 Jul 2018 · 10.938 dibaca · Aswaja
Di Indonesia, Islam berkembang dengan pesat. Namun demikian, Islam Indonesia tidak sesekali melepaskan keterkaitannya dengan kultur dan tradisi yang melingkupinya. Oleh karenanya, Islam Indonesia dikenal dengan sebutan Islam Nusantara.
Hakikatnya, slam yang berkembang di Indonesia senantiasa mengedepankan sikap moderat, ramah dan toleran terhadap segala perbedaan yang ada. Karena itu Islam Indonesia dianggap sesuai dengan Islam yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW memadukan keragaman suku, budaya dengan Agama.
Tegasnya, Islam Indonesia yang disebarkan tanpa pertumpahan darah juga dianggap sesuai dengan Islam di Madinah yang juga masuk tanpa peperangan.
Dalam Majlis Rasulallah, Habib Ali Al-Jufri dalam ceramahnya di Monas, Jakarta menegaskan bahwa Islam Indonesia memang mirip Islam di Madinah di masa Rasulullah.
Menurutnya, umat Islam Indonesia harus bersyukur karena Islam yang dibawa Walisongo tanpa pertumpahan darah, melainkan melalui akhlak dan kebijaksanaan. Sehingga dengan itu mampu melahirkan bentuk Islam yang ramah dan menjunjung tinggi
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+