04 Sep 2018 · 62.340 dibaca · Assyura
Laduni.ID, Jakarta – Memasuki bulan Muharram, umat Islam kembali berada di gerbang tahun baru Hijriyah. Bukan sekadar pergantian angka dalam penanggalan Islam, Muharram merupakan bulan yang memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah SWT. Bulan ini menjadi momentum muhasabah, hijrah spiritual, dan peningkatan amal saleh bagi setiap muslim.
Muharram adalah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah SWT (Asyhurul Hurum), bersama Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Allah SWT berfirman:
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ
"Sesungguhnya bilangan bulan menurut Allah adalah dua belas bulan dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram (mulia)." (QS. At-Taubah: 36)
Keistimewaan Muharram tampak dari penyebutan khusus oleh Rasulullah SAW sebagai "Syahrullah" (Bulan Allah). Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam ki
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+