16 Jan 2019 · 3.098 dibaca · Iptek & Pendidikan
Laduni.id, Jakarta - Laporan Nature pada 9 Januari 2019 menunjukkan kutub magnet utara Bumi telah bergerak sangat cepat menjauh dari Kanada dan menuju Siberia, didorong oleh besi cair yang bergerak di dalam inti planet. Pergerakan kutub magnet itu sangat cepat sehingga membingungkan para ahli geomagnetisme dunia.
Para ahli, pada 15 Januari, berencana memperbarui World Magnetic Model (WMM), yang menggambarkan medan magnet Bumi yang mendasari semua navigasi modern, dari sistem navigasi kapal di laut hingga Google Maps di smartphone.
Versi terbaru dari model WMM keluar pada 2015 dan seharusnya masih bisa dijadikan dasar hingga 2020. Tetapi medan magnet berubah begitu cepat sehingga para peneliti harus memperbaiki model itu saat ini.
"Kesalahan semakin meningkat setiap saat," kata Arnaud Chulliat, geomagnetist di University of Colorado Boulder dan National Oceanic and Atmospheric Administration’s (NOAA) National Centers for Environmental Information.
Masalahnya sebagian terkait kutub yang bergerak dan sebagian la
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+