Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Achmad Dimyati Gayaman Mojokerto
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Achmad Dimyati Gayaman Mojokerto

1927 – 1990 M · 3.583 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Achmad Dimyati adalah santri yang suka tidur saat nyantri di KH. Achmad Naim. Kalau sudah duduk ngaji, beliau langsung tertidur. Tetapi uniknya, saat KH. Achmad Naim bertanya tentang pelajaran yang diajarkannya, KH. Achmad Dimyati bisa fasih menjawab dibanding dengan santri lain yang tidak tidur.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Biografi KH. Achmad Dimyati Gayaman Mojokerto

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Guru-guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.    Referensi

 

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. Achmad Dimyati diperkirakan lahir pada tahun 1927

1.2 Riwayat Keluarga
Dalam pernikahan beliau dengan putri KH. Achmad Naim dikaruniai dua puluh satu orang anak putra dan putri.

1.3 Wafat
KH. Achmad Dimyati meninggal pada tahun 1990, pada usia 63 tahun.

2.  Sanad Ilmu dan Pendidikan
Pengembaraan keilmuan beliau, ditempuh selama 3 tahun mondok di PP. Tebuireng. Kemudian melanjutkan mondok di Pondok Dzulqornain Desa  Purworejo Kec. Pungging dibawah asuhan KH. Achmad Naim.

Pada saat mondok di Pondok Duzlqornain Purworejo ini, KH. Achmad Dimyati memperoleh ilmu yang berlimpah dari KH. Achmad Naim. Mulai dari ilmu syariat hingga ilmu hikmah. KH. Achmad Dimyati adalah santri yang suka tidur saat nyantri di KH. Achmad Naim. Kalau sudah duduk ngaji, beliau langsung tertidur. Tetapi uniknya, saat KH. Achmad Naim bertanya tentang pelajaran yang diajarkannya, KH. Achmad Dimyati bisa fasih menjawab dibanding dengan santri lain yang tidak tidur.

Hal ini bisa jadi karena kealiman KH. Achmad Dimyati yang diatas rata-rata, bisa jadi pula karena kelebihan yang telah dimiliki beliau secara turun menurun. KH. Achmad Dimyati bila ditelusuri nasab beliau ke atas, akan sampai kepada jalur Joko Tingkir atau Raja Hadiwijaya (Raja Pajang). Ini sama dengan silsilah Gus Dur, bila ditelusuri ke atas akan bersambung dengan Joko Tingkir. Mungkin karena ada keterkaitan jalur, ada kemiripan kebiasaan, sering tidur tetapi bisa faham dengan pembicaraan orang disekelilingnya.

Tidak berhenti disitu, KH. Ahmad Dimyati melengkapi ilmunya dengan belajar tasawuf dan berbaiat thoriqoh kepada KH. Asyari-Ngoro. Beliau dibaiat sebagai murid Thoriqoh Naqsabandinyah Qodiriyah Kholidiyah.

Tentang baiat thoriqoh ini, ada cerita menarik. KH. Achmad Dimyati sebenarnya lebih dahulu berbaiat thoriqoh dibanding dengan gurunya, KH. Achmad Naim. Tetapi saat KH. Achmad Naim berbaiat, hanya waktu 40 hari, beliau langsung diangkat menjadi mursyid. Dan dikala KH. Achmad Dimyati sudah tiba waktunya menjadi mursyid, beliau tidak diangkat oleh KH. Asyari, tetapi oleh KH. Achmad Naim sendiri, gurunya.

2.1 Guru-guru Beliau
Guru-guru beliau selama hidupnya adalah sebagai berikut:

  1. KH. Achmad Naim
  2. KH. Asyari Ngoro
  3. Pengasuh dan Pengajar Pondok Pesantren Tebu Ireng

3.  Perjalanan Hidup dan Dakwah
Selama menjalani kehidupan pasca pernikahannya, KH. Achmad Dimyati, mengabdikan hidupnya dengan mengajar dan mengajar. Dari dalam pesantren sendiri beliau istiqomah mengajar santri santri PP. Dzulqornain Purworejo. Selain itu, beliau juga memiliki rutinan ngaji di berbagai desa-desa sekitar. Suatu saat, ketika sedang membacakan kitab kuning di daerah Mojosari, didengarkan oleh KH. Achyat Chalimi. Beliau  penasaran dengan sosok pembaca kitab itu, lalu mencari sosok orang yang ngaji itu. Beliau kira adalah KH. Achmad Naim, tetapi ternyata adalah KH. Achmad Dimyati.

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+