Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Sultan Malik Ash-Shalih, Pendiri Kesultanan Samudera Pasai
✓ Terverifikasi Tim Riset

Sultan Malik Ash-Shalih, Pendiri Kesultanan Samudera Pasai

wafat 1297 M · 2.760 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Sultan Malik Ash-Shalih adalah seorang pendiri Dinasti Ash-Shalihiyyah atau yang dikenal dengan Kesultanan Samudera Pasai, sebuah dinasti Islam pertama di Kawasan Asia Tenggara.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi:

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
2.1  Mendirikan Kerajaan
2.2  Semangat Berdakwah

4.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga
Sultan Malik Ash-Shalih adalah seorang pendiri Dinasti Ash-Shalihiyyah atau yang dikenal dengan Kesultanan Samudera Pasai, sebuah dinasti Islam pertama di Kawasan Asia Tenggara.

1.1 Lahir
Nama pribadi Sultan Malik Ash-Shalih adalah Meurah Silo, anak Meurah Seulangan/Meurah Jaga (Makhdum Malik Abdullah) keturunan keenam dari Makhdum Malik Ibrahim Syah Johan Berdaulat, Sultan Perlak yang memerintah antara tahun 365-402 H/976-1012 M.

Dengan nama pribadi Meurah Silo yang merupakan keturunan bangsawan Meurah, berarti Sultan Malik Ash-Shalih adalah penduduk pribumi Aceh. Gelar Malik Ash-Shalih sendiri diperoleh karena selama pemerintahannya keadaan Negeri Pasai sangat makmur dan berlimpah kekayaannya, memiliki angkatan laut yang kuat dan angkatan darat yang teratur.

Islam aliran Ahlus Sunnah wal Jama’ah dijadikan dasar negara, sehingga Syekh Ismail Al-Zarfi memberinya gelar “Sultan Al- Malik Ash-Shalih”, yaitu gelar yang dewasa itu digunakan penguasa Mesir  “Sultan Al- Malik Ash-Shalih Najmuddin Al-Ayyubi.

1.2 Riwayat Keluarga
Sultan Malik Ash-Shalih sendiri melakukan penguatan kekuasaannya dengan menikahi Putri Ganggang, putri Raja Perlak, Sultan Makhdum Alauddin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat.

Oleh sebab itu, usaha dakwah Islam di Pasai pun terlihat melanjutkan usaha-usaha yang sudah dijalankan di Perlak, yaitu penguasa muslim menerapkan hukum Islam di wilayah kekuasaannya dengan menekankan kepada semua warga masyarakat untuk tunduk kepada hukum Islam. Menurut catatan Marcopolo yang pernah singgah di Ferlec ( Perlak), penguasa muslim Perlak menerapkan hukum Islam kepada para saudagar asing dan penduduk pribumi.

1.3 Wafat
Sultan Malik Ash-Shalih wafat pada bulan Ramadhan 696 H/1297 M. Berdasarkan inskripsi pada nisan, Sultan Malik Ash-Shalih dikenal sebagai seorang penguasa yang bertaqwa. Beliau seorang pemberi nasehat yang berasal dari keturunan yang terhormat dan terkenal. Beliau juga seorang yang pemurah serta ahli ibadah dan pembebas (futuh).

Nisan Sultan Malik Ash-Shalih memiliki karakter seni dan ekspresi kebudayaan Islam pada era Kesultanan Aceh Darussalam. Sisi struktur materilnya berupa bahan baku, ornamen, relief, kaligrafi dan pilihan ayat-ayat Al-Qur’an yang diukir, memiliki kecenderungan cita rasa seni Islam di era Kesultanan Aceh Darussalam. Yakni, seni yang secara kontras menampilkan suatu asimilasi budaya masyarakat pra-Islam di utara Sumatra dengan nilai-nilai Islam yang universal.

2. Perjalanan Hidup dan Dakwah

2.1 Mendirikan Kerajaan
Kerajaan Pasai yang ditegakkan Sultan Malik Ash-Shalih sangat berpengaruh dalam islamisasi di wilayah-wilayah sekitarnya, seperti Malaka, Pidie, dan Aceh. Pada abad ke-13 M.

Sultan Malik Ash-Shalih mendirikan Kerajaan Samudera Pasai 1267 M. Kesultanan Samudra Pasai ini berkuasa hingga dua abad lebih, berakhir pada dekade kedua abad ke-16 M ditandai dengan wafatnya Sultan Zainal ‘Abidin bin Mahmud pada 923 H/1518 M.

Saat Sultan Malik Ash-Shalih berk

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+