Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Ahmad Ghozali, Pengasuh Pesantren Al-Mubarok Lanbulan, Kab. Sampang
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Ahmad Ghozali, Pengasuh Pesantren Al-Mubarok Lanbulan, Kab. Sampang

lahir 1959 M · 11.688 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Ahmad Ghozali, beliau dilahirkan pada tanggal 7 Januari 1959 M di sebuah kampung bernama Lanbulan desa Baturasang Kec. Tambelangan Kab. Sampang, Jawa Timur. KH. Ahmad Ghozali merupakan salah satu putra dari pasangan Muhammad Fathullah dan Zainab Khoiruddin.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2 Riwayat Keluarga

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1  Mengembara Menuntut Ilmu
2.2  Guru-Guru Beliau
2.3  Mendirikan Pondok Pesantren

3.    Penerus Beliau
3.1  Anak-anak Beliau

4.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1  Karier Beliau
4.2  Karya-karya Beliau

5.    Referensi

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga 

1.1 Lahir
KH. Ahmad Ghozali, beliau dilahirkan pada tanggal 7 Januari 1959 M di sebuah kampung bernama Lanbulan desa Baturasang Kec. Tambelangan Kab. Sampang, Jawa Timur. KH. Ahmad Ghozali merupakan salah satu putra dari pasangan Muhammad Fathullah dan Zainab Khoiruddin. Ayahnya, Syaikhina allamah Syaikh Muhammad Fathulah adalah Muassis (perintis pertama) berdirinya Pondok Pesantren Al-Mubarok Lanbulan. Pondok Pesantren Al-Mubarok Lanbulan yang terletak di kampung Lanbulan Desa Baturasang Kec. Tambelangan Kab. Sampang Provinsi Jawa Timur, atau lebih familiar dengan kepulauan Madura.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Ahmad Ghozali mempunyai istri bernama Asma binti Abdul Karim pada tahun 1990 M. Dia dikaruniai sembilan orang anak (5 putra dan 4 putri), di antaranya Nurul Bashiroh, Afiyah, Aly, Yahya, Salman, Muhammad, Kholil, A'isyah, dan Sofiyah.4

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
Sejak kecil KH. Ahmad Ghozali dididik oleh orangtuanya dengan ilmu agama, sehingga dia memiliki minat yang tinggi dalam memperdalam ilmu agama, juga selalu tekun belajar. Walaupun dia pernah mengenyam pendidikan formal hingga kelas 3 SD, tapi dia tetap melanjutkan pendidikan agamanya di Pondok Pesantren Al-Mubarok Lanbulan yang diasuh oleh ayahnya sendiri.

Beliau menjadi santri yang taat dan patuh, KH. Ahmad Ghozali berguru kepada KH. Muhammad Fathullah, selaku pengasuh Pondok Pesantren Al-Mubarok yang juga merupakan ayahanda dari KH. Ahmad Ghazali. Beliau juga pernah berguru kepada kedua kakaknya, Kurdi Muhammad (alm) dan Barizi Muhammad. Tidak mudah menjadi orang alim, sukses, dan terkenal. Semuanya membutuhkan kegigihan, semangat yang tinggi dan ketekunan dalam belajar, itulah yang dilakukan oleh KH. Ahmad Ghozali dalam menuntut ilmu.

Pada tahun 1977 KH. Ahmad Ghozali berguru kepada KH. Maimun Zubair Sarang, Rembang selama bulan Ramadhan, hal tersebut dilakukan setiap tahun selama 3 tahun berturut-turut sampai tahun 1980. Selain itu, dia juga menyempatkan diri untuk berguru kepada Syaikh Hasan Iraqi (alm) di Kota Sampang setiap Hari Selasa dan Sabtu, pada tahun 1981 M.

Pada waktu pengembaraannya menuntut ilmu, setelah mengenyam pendidikan di pondoknya sendiri, dia melanjutkan pendidikannya ke Makkah al-Mukarromah kurang lebih selama 15 tahun tepatnya di Pondok Pesantren al-Shulatiyah. Di sana KH. Ahmad Ghozali belajar pada para ulama yang otoritas keilmuannya tidak diragukan lagi seperti Syaikh Isma'il Ustman Zain Al-Yamany Al-Makky, Syaikh Abdullah Al-Lahjy, Syaikh Yasin bin Isa Al-Fadany dan ulama-ulama lainnya.

KH. Ahmad Ghozali belajar ilmu falak kepada para guru besar, seperti Syekh Mukhtaruddin Al-Flimbani (alm) di Mekkah, Nasir Syuja'i (alm) di Prajjen Sampang, Kamil Hayyan (alm), Hasan Basri Sa'id (alm), kemudian pada KH. Zubair Bungah Gresik.

2.2 Guru-G

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+