11 Mar 2024 · 971 dibaca · Ramadhan
Laduni.ID, Jakarta - Niat adalah bagian terpenting dan termasuk syarat sah dalam melakukan suatu amal ibadah. Jika hal ini terlewatkan, maka ibadah yang dilakukan bisa dinilai tidak sah. Demikian pula terkait dengan niat dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.
Menurut Mazhab Syafi’i niat puasa Ramadhan wajib dilakukan setiap malam untuk berpuasa di pagi harinya. Karena itu, jika seseorang lupa tidak berniat puasa Ramadhan di malam harinya, maka puasa yang dilakukannya di pagi hari dianggap tidak sah, dan wajib meng-qadha’nya di lain waktu.
Terkadang secara tidak sengaja seseorang lupa berniat di malam harinya untuk puasa Ramadhan, entah karena kesibukan pekerjaan atau suatu hal lain. Maka hal ini bisa menyebabkan tidak sahnya puasa, sebagaimana diterangkan dalam Mazhab Syaf’i.
Karena itu, sebagai bentuk kehati-hatian atau antisipasi, maka ada anjuran dari sebagian ulama untuk ber-taqlid kepada Mazhab Maliki dalam perkara niat puasa Ramadhan sebulan penuh di malam pertama Ramadhan.
Dalam Mazhab Maliki dij
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+