Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sejarah

Tahun 661-750 M: Benarkah Jizyah sebagai Bentuk Diskriminasi terhadap Nonmuslim?

13 Jun 2024 · 984 dibaca · Sejarah

Laduni.ID, Jakarta - Dalam berkembangnya Islam di Abad ke-7 rata-rata dilakukan dengan cara ekspansi ke wilayah-wilayah lain. Dalam setiap ekspansi kita sering kali mendengar bahwa Islam memberikan 3 pilihan kepada orang-orang di wilayah itu. Pertama, memeluk agama Islam dan tunduk di bawah kekuasaannya. Kedua, tetap memeluk agama yang dipercaya, tetapi membayar Jizyah. Ketiga, diperangi.

Dari ketiga pilihan itu, pilihan kedua merupakan sesuatu yang perlu kita bahas. Apa itu Jizyah? Memang betapa pentingnya Jizyah ini?

Dalam Islam, Jizyah merupakan pajak yang dikenakan kepada orang nonmuslim yang tinggal di wilayah kekuasaan Islam. Kenapa hanya orang nonmuslim? Karena orang Muslim sendiri sudah dikenakan kewajiban membayar zakat yang harus dibayarkan kepada orang-orang dhu’afa; fakir, miskin, dan lain-lain.

Jizyah sendiri merupakan bantuan finansial yang diberikan kepada pemerintahan Islam sebagai bentuk pengakuan, lebih gampangnya bisa disebut pajak. Jizyah ini nantinya digunakan ju

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →