16 Mar 2019 · 4.605 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Dikisahkan oleh Abdullah bin Abbas dalam sebuah riwayat. Suatu ketika, seorang lelaki Yahudi yang tinggal di Syam mengisi hari Sabatnya untuk mempelajari kitab Taurat. Ia menemukan dalam Taurat tersebut ayat-ayat yang menyebutkan tentang sifat-sifat dan keadaan Nabi Muhammad SAW, seorang nabi yang diramalkan akan turun sebagai penutup para nabi, sebanyak empat halaman. Ia segera memotong empat halaman Taurat tersebut dan membakarnya.
Hari Sabat, atau yang saat ini dikenal dengan sebutan hari Sabtu, adalah hari besar yang mana para pengikuti ajaran Nabi Musa AS (pada masa Nabi SAW dikenal sebagai kaum Yahudi) dilarang melakukan aktivitas apa pun kecuali untuk beribadah, berdzikir atau mempelajari kitab Taurat.
Saat itu memang Nabi SAW telah diutus dan telah tinggal di Madinah. Sementara beberapa orang pemuka dan pendeta Yahudi melakukan "indoktrinasi" kepada kaumnya, bahwa Nabi Muhammad SAW adalah seorang pendusta. Jika ditemukan sifat dan cerita tentang dirinya dalam Taurat, mereka harus memotong dan membakarnya kar
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+