Inilah Alasan 40 JCH Sumenep Gagal Berangkat Haji

 
Inilah Alasan 40 JCH Sumenep Gagal Berangkat Haji

LADUNI.id, Sumenep - Meski sudah ditetapkan berangkat haji. Tapi, sebanyak 40 Jamaah Calon Haji (JCH) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur gagal berangkat tahun ini.

Alasannya, puluhan jamaah yang semestinya berkesempatan melaksanakan rukun Islam yang ke 5 tahun ini memilih menunda keberangkatannya karena beberapa alasan, diantaranya menunggu penggabungan dengan istri atau suami.

“Benar. Dari 742 orang yang masuk kuota, 40 diantaranya mengundurkan diri. Ada yang menunggu istrinya, anaknya, dan sebagainya,” kata Kasi Haji dan Umroh Kemenag Sumenep, A. Rifa’i Hasyim, Kamis (28/3/2019).

Kemudian, dari 702 JCH yang berencana berangkat tahun ini, hingga Selasa (26/3/2019) kemarin, yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) baru 253 orang.

“Sementara baru segitu yang melunasi, yang lain masih terus menyusul hingga akhir waktu yang ditentukan,” ucapnya.

Sesuai aturan, tahun ini seluruh JCH harus melakukan perekaman biometris sebagai salah satu syarat untuk dapat mendapatkan visa. Perekaman itu dilakukan di Surabaya.

“Untuk mendapatkan visa, para jemaah harus memenuhi tiga syarat, yaitu bukti lunas penyetoran BPIH, bukti meningitis, dan yang bukti selesai rekam biometrik,” pungkasnya. (LD/ibn)