Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Daftar Rais Aam dan Ketua Tanfidziyah NU dari Masa ke Masa Menjelang Muktamar 2026
✓ Terverifikasi Tim Riset

Daftar Rais Aam dan Ketua Tanfidziyah NU dari Masa ke Masa Menjelang Muktamar 2026

55.724 kali dibaca · Profil Nahdlatul Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Ini adalah daftar Rais Aam dan Ketua Tanfidhiyah Nahdlatul Ulama (NU) dari masa ke masa. Siapa saja ya?

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Laduni.ID, Jakarta – Berikut adalah daftar Rais Aam dan Ketua Tanfidziyah/Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dari masa ke masa sejak Nahdlatul Ulama berdiri pada tahun 1926. Pergantian kepemimpinan melalui forum muktamar merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan perjuangan organisasi, sekaligus memperkuat peran NU sebagai organisasi keagamaan Islam terbesar di Indonesia.

Sejak didirikan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari bersama para ulama pada 31 Januari 1926 (16 Rajab 1344 H), Nahdlatul Ulama telah dipimpin oleh tokoh-tokoh besar yang memberi warna bagi perjalanan organisasi dan bangsa. Setiap periode kepemimpinan menghadapi tantangan yang berbeda, mulai dari masa penjajahan, perjuangan mempertahankan kemerdekaan, dinamika politik nasional, hingga era globalisasi dan transformasi digital.

Memasuki tahun 2026, Nahdlatul Ulama bersiap menyelenggarakan Muktamar ke-35, forum permusyawaratan tertinggi organisasi yang akan menentukan arah kebijakan NU untuk lima tahun berikutnya. Muktamar tidak hanya menjadi ajang pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU, tetapi juga menjadi momentum evaluasi program, perumusan keputusan-keputusan keagamaan, serta penguatan peran NU dalam menjawab berbagai persoalan umat, bangsa, dan kemanusiaan global.

Di tengah perkembangan teknologi, penguatan ekonomi warga, tantangan pendidikan, perubahan sosial, hingga isu perdamaian dunia, kepemimpinan NU ke depan diharapkan mampu melanjutkan khidmah para masyayikh sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan zaman. Tradisi musyawarah, ukhuwah, dan penghormatan terhadap keputusan muktamar tetap menjadi ciri khas NU dalam menjaga persatuan organisasi.

Daftar Rais Aam dan Ketua Tanfidziyah/PBNU

Muktamar NU ke-1 (Surabaya, 1926)

  • KH. Hasyim Asy'ari (Rais Akbar)

  • H. Hasan Gipo (Ketua Tanfidziyah)

Muktamar NU ke-2 (Surabaya, 1927)

  • KH. Hasyim Asy'ari (Rais Akbar)

  • H. Hasan Gipo (Ketua Tanfidziyah)

Muktamar NU ke-3 (Surabaya, 1928)

  • KH. Hasyim Asy'ari (Rais Akbar)

  • H. Hasan Gipo (Ketua Tanfidziyah)

Muktamar NU ke-4 (Semarang, 1929)

  • KH. Hasyim Asy'ari (Rais Akbar)

  • KH. Achmad Nor (Ketua Tanfidziyah)

Muktamar NU ke-5 (Pekalongan, 1930)

  • KH. Hasyim Asy'ari (Rais Akbar)

  • KH. Achmad Nor (Ketua Tanfidziyah)

Muktamar NU ke-6 (Cirebon, 1931)

  • KH. Hasyim Asy'ari (Rais Akbar)

  • KH. Achmad Nor (Ketua Tanfidziyah)

Muktamar NU ke-7 (Bandung, 1932)

  • KH. Hasyim Asy'ari (Rais Akbar)

  • KH. Achmad Nor (Ketua Tanfidziyah)

Muktamar NU ke-8 (Jakarta, 1933)

  • KH. Hasyim Asy'ari (Rais Akbar)

  • KH. Achmad Nor (Ketua Tanfidziyah)

Muktamar NU ke-9 (Banyuwangi, 1934)

  • KH. Hasyim Asy'ari (Rais Akbar)

  • KH. Achmad Nor (Ketua Tanfidziyah)

Muktamar NU ke-10 (Surakarta, 1935)

  • KH. Hasyim Asy'ari (Rais Akbar)

  • KH. Achmad Nor (Ketua Tanfidziyah)

Muktamar NU ke-11 (Banjarmasin, 1936)

  • KH. Hasyim Asy'ari (Rais Akbar)

  • KH. Achmad Nor (Ketua Tanfidziyah)

Muktamar NU ke-12 (Malang, 1937)

  • KH. Hasyim Asy'ari (Rais Akbar)

  • KH. Machfudz Siddiq (Ketua Tanfidziyah)

Muktamar NU ke-13 (Banten, 1938)

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+