09 Jun 2019 · 4.404 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Istilah toleransi atau yang dalam bahasa Arab sering dikenal dengan kata "tasamuh" memiliki makna menghargai perbedaan serta menghormati orang yang memiliki prinsip hidup yang tidak sama. Namun, bukan berarti kita mengakui atau membenarkan keyakinan yang berbeda tersebut dalam meneguhkan apa yang diyakini. Sikap toleransi ini dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Thaha ayat 44, yang berbunyi:
فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَيِّنًا لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَى
"Maka berbicalah kamu berdua (Nabi Musa dan Nabi Harun) kepadanya (Fir’aun) dengan perkataan yang lemah lembut dan mudah-mudahan ia ingat dan takut." (QS. Thaha: 44)
Ayat ini menjelaskan, bahwa perintah Allah SWT kepada Nabi Musa dan dan Nabi Harun secara jelas menegaskan agar bertutur kata dan bersikap baik kepada Fir’aun. Imam Ibnu Katsir menjelaskan, sesungguhnya dakwah Nabi Musa dan Nabi Harun adalah menggunakan perkataan yang penuh belas kasih, lemah lembut dan ramah. Hal ini dilakukan supaya
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+