Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Hikmah

Mbah Moen: Memeriahkan Khataman Ihya’ adalah Pantangan

22 Jul 2019 · 4.495 dibaca · Hikmah

Oleh MOH NAJIB BUCHORI, Lc

LADUNI.ID, Jakarta - Sebenarnya tujuan utama sowan saya ke Mbah Moen pada 28 Juli 2008 adalah untuk menanyakan kapan tanggal lahir beliau. Tetapi seperti biasa, setiap sowan saya selalu mendapatkan banyak hal berkaitan dengan wejangan, pandangan dan sikap beliau berkaitan dengan berbagai hal. Salah satu yang saya dapatkan adalah pandangan beliau tentang pengajian Ihya’ Ulumuddin.

Di beberapa pesantren, khataman pengajian Ihya’ dimeriahkan dengan berbagai acara, seperti pengajian umum, tahlil dan sebagainya. Mengomentari fenomena ini Mbah Moen berpandangan bahwa khataman Ihya’ kalau dimeriahkan, biasanya tidak sampai lima kali kiainya sudah meninggal. Beliau menyebut beberapa contoh di antaranya, Kyai Ihsan Jampes Kediri, Kyai Jazuli Jember, Kyai pesantren Mayang Ponorogo, dan seorang kyai dari Palembang yang diceritakan panjang lebar.

Ketika saya tanyakan, mengapa demikian, Beliau menjawab, “yo ngono iku”. Setelah jeda beber

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →