08 Aug 2019 Β· 22.841 dibaca · Pesantren
PROFIL
Pondok pesantren Al-Muniroh didirikan tahun 1942 oleh almarhum KH. Mawardi. Saat itu di Ujungpangkah banyak kasus pencurian, perjudian, penganiayaan, dan perbuatan tercela lainnya. KH. Mawardi menilai kondisi itu terjadi karena kurangnya pendidikan masyarakat. Atas dasar itulah maka didirikan pondok pesantren tersebut.
Tahun 1942 mulai dirintis pengajian yang melayani santri dari penjuru desa mulai anak-anak, muda, hingga yang tua. Awalnya banyak santri kalong, yaitu pulang seusai mengaji. Pengajian dilaksanakan di surau atau serambi rumah KH. Mawardi. Lambat laun banyak santri yang tinggal atau menetap agar lebih khusyuk menuntut ilmu.
Perkembangan ponpes semakin pesat setelah putra KH. Mawardi, yakni KH. Munir Mawardi, yang menuntut ilmu ke Mekkah, kembali dan kemudian mengambil alih pimpinan ponpes setelah KH. Mawardi wafat. Akhirnya ponpes tidak hanya menggelar pendidikan agama secara tradisional, tetapi juga membuka pendidikan formal.
Pondok pesantren Al-Muniroh ini bernaung di bawah Yayasan Al
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+