11 Sep 2019 Β· 2.147 dibaca · Ekonomi
LADUNI.id, Jakarta – Berdasarkam Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa inklusi keuangan syariah di Indonesia baru sekitar 11 persen. Sehingga, Perusahaan investasi asal Amerika Serikat (AS), Stern Resources (SR) Group, tertarik menggarap ekonomi syariah Indonesia. Sebab, peluangnya sangat tinggi.
Hal itu menjadi wajar. Sebab, Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbanyak dunia, potensi ekonomi syariah Indonesia sangat besar. Sayang, ekonomi syariah belum digarap maksimal sehingga kontribusinya bagi perekonomian tidak terlihat.
“Mereka berekspansi ke pembiayaan syariah dengan nama Syariah Indonesia (SI) LLC,” kata Country Manager Indonesia SI LLC Soeparmono, Senin (9/9).
Menurutnya, Sebelum memutuskan terjun ke pembiayaan syariah, SR melakukan riset selama dua tahun. Mereka berharap pasar syariah Indonesia tidak lagi hanya mentok di perbankan, asuransi, atau BPR.
Lebih jauh Soeparmono menyatakan bahwa SI LLC punya empat inovasi finansial di sektor ekonomi syariah. Yakni, properti syariah, healthcare
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+