Pontianak dan Jakarta Bersinergi Majukan Sektor Pariwisata Melalui JTF 2019

 
Pontianak dan Jakarta Bersinergi Majukan Sektor Pariwisata Melalui JTF 2019

LADUNI.ID, PONTIANAK - Dilansir dalam acara pembukaan Jakarta Travel Fair dan Table Top Corporate yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 sampai 29 September 2019, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Barat dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta  bekerjasama dalam memajukan sector Pariwisata antar daerah tersebut, hal ini disampaikan di Hotel Golden Tulip Pontianak. Rabu, 25/9.

JTF Merupakan bentuk nyata sinergi promosi wisata antar pemerintah dan swasta dalam rangka bersinergi untuk kemajuan sektor pariwisata. Pemilihan kota Pontianak sebagai salah satu tuan rumah JTF 2019 disesuaikan dengan industri pariwisata Jakarta karena mereka yang mengetahui potensi pasar Indonesia.

Hendrajaya selaku perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta menyampaikan bahwa Pontianak dipilih menjadi tempat dilaksanakannya Jakarta Travel Fair karena Pontianak memiliki Potensi pariwisata dan mobilisasi wisatawan antar Pontianak dan Jakarta cukup maju, dilihat dari setiap harinya penerbangan Pontianak-Jakarta lebih dari 20 kali penerbangan

“Meningkatnya pariwisata yang ada disuatu daerah akan memajukan perekonomian daerah tersebut, begitu juga Pontianak jika pariwisata Pontianak baik, maka akan menyumbang PDB dan dapat meningkatkan perekonomian daerah” ungkapnya.

Natalia Karyawati selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kalimantan Barat mengungkapkan bahwa dengan adanya JTF di Pontianak dapat meningkatkan mitra bisnis, serta Pontianak dapat belajar dan bekerjasama dengan pemerintah DKI.

Menurutnya Potensi Kalimntan sangat besar, dengan keberagaman yang ada, ia berharap tidak hanya pemerintah Jakarta yang mengundang orang Kalimantan Barat ke sana, namun pemerintah Jakarta juga membawa orang sana ke Kalimantan Barat.

“Potensi pariwisata Kalbar lumayan besar, dilihat dari budayanya saja seperti tarian maupun tempat tempat bersejarah. Contoh saja Kota Singkawang daerah wisata Kalbar mejadi kota tertoleran se Indoneisa kan” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun baru-baru ini wilayah Kalimantan Barat sedang ada bencana asap, namun hal itu tidak menjadi alasan terhambatnya kerjasama pariwisata antara Jakarta dan Pontianak.(Maulida)