Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islamโœฆ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Ziarah Kubur sebagai Alternatif Menyambungkan Kasih Sayang di Antara Dua Alam

26 Sep 2019 ยท 15.410 dibaca · Artikel Keagamaan

Laduni.ID, Jakarta - Ada sesuatu yang menenangkan dalam langkah-langkah menuju makam orang yang kita cintai. Udara terasa lebih berat, tapi juga lebih jujur. Di antara nisan dan doa yang lirih, manusia seakan diingatkan tentang jarak yang memisahkan dunia dan akhirat. Sebuah jarak yang sebenarnya tidak sejauh yang kita kira.

Ziarah kubur merupakan sebuah amaliyah yang memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam. Tradisi ini bukan sekadar kebiasaan turun temurun. Kita tahu, bahwa Nabi Muhammad SAW sendiri menganjurkan umatnya untuk berziarah, meski pada awalnya beliau pernah melarangnya. Di sini perlu dipahami seutuhnya, bahwa larangan itu sebenarnya hadir bukan karena ziarah kubur dilarang secara mutlak, melainkan karena pada masa awal Islam masih ada kekhawatiran umat akan terjerumus dalam kesyirikan, sebagaimana kebiasaan masyarakat jahiliyah yang berlebihan dalam memuliakan kuburan. Namun setelah aqidah umat Islam menguat, Nabi SAW pun bersabda:

ูƒูู†ู’ุชู ู†ูŽู‡ูŽูŠู’ุชููƒูู…ู’ ุนูŽู†ู’ ุฒููŠูŽุงุฑูŽุฉู ุงู„ู’ู‚ูุจููˆุฑูุŒ ููŽุฒููˆุฑููˆู‡ูŽุงุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ูŽุง ุชูุฐูŽูƒู‘ูุฑู ุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉูŽ

&ld

๐Ÿ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →