19 Oct 2019 · 16.119 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Mencari ilmu adalah kewajiban bagi seluruh umat Muslim, baik itu laki-laki maupun perempuan. Hal ini seperti ditegaskan dalam sebuah Hadis Nabi yang berbunyi berikut:
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَ مُسْلِمَةٍ
"Mencari ilmu itu wajib bagi setiap Muslim laki-laki dan perempuan." (HR. Al-Baihaqi)
Lalu muncul beberapa pertanyaan, apakah dalam proses mencari ilmu itu kita juga diwajibkan memiliki seorang guru? Bagaimana sebenarnya kriteria seorang guru yang harus kita jadikan panutan ketika mencari ilmu? Kemudian, ilmu apa saja yang harus kita cari di dunia ini untuk akhirat nanti? Apakah sanad keilmuan juga perlu diperhitungkan?
KH. Abdul Syakur Yasin atau yang akrab disapa Buya Syakur, pernah memberikan keterangan menarik mengenai rentetan pertanyaan di atas. Bahwa untuk menuntut sebuah ilmu, seorang Muslim penuntut ilmu agama harus bersemangat mencari guru yang bisa mengajarkannya tentang kebaikan dunia dan akhirat. Sebab, melalui seorang guru, s
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+