19 Nov 2019 Β· 2.300 dibaca · Kesehatan
LADUNI.ID, Jakarta - Remaja dari Michigan menjadi penerima transplantasi paru-paru ganda pertama setelah paru-parunya rusak parah akibat mengisap vaping atau rokok elektrik. Hal ini diungkapkan oleh pejabat-pejabat kesehatan Amerika, baru-baru ini.
Tim dokter di RS Henry Ford di Detroit menggambarkan kepada wartawan prosedur yang menyelamatkan nyawa remaja berusia 17 tahun itu, dan memohon masyarakat memahami bahaya vaping.
Remaja itu dibawa ke rumah sakit awal Desember lalu karena menunjukkan gejala seperti pneumonia. Ia dipindahkan ke rumah sakit Children’s Hospital of Michigan di Detroit dan kemudian ke RS Henry Ford pada 3 Oktober lalu di mana ia menjalani transplantasi pada 15 Oktober.
Transplantasi paru-paru ganda ini diyakini yang pertama kali dilakukan pada pasien yang mengalami kerusakan paru-paru akibat vaping.
Tim dokter itu mendapati “sejumlah besar peradangan dan jaringan parut” pada paru-paru remaja itu, ujar Dr. Hassan Nemeh, direktur bedah transplantasi organ dada di RS Henry Ford.
“Ini
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+