BNNP Silaturahim ke PWNU DKI Jakarta, Wakil Sekretaris: Jalin Sinergi Program

 
BNNP Silaturahim ke PWNU DKI Jakarta, Wakil Sekretaris: Jalin Sinergi Program

LADUNI.ID, Jakarta - Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta (BNNP) yang dipimpin oleh Brigjen Tagam Sinaga pada hari Selasa, 3 Desember 2019 silaturahmi ke Kantor Sekretariat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, di Jalan Utan Kayu Raya No 112.

Menurut Wakil Sekretaris PWNU DKI Jakarta, Husny Mubarok Amir, pertemuan tersebut untuk menjalin kerjasama antara BNNP dengan PWNU DKI Jakarta.

"Pertemuan ini membicarakan agenda kegiatan PWNU DKI Jakarta dan BNN Provinsi DKI Jakarta. Jalin Sinergi Progam," ucap Husny kepada laduni.id, Jumat (6/12).

Lebih lanjut Husny menjelaskan, hal tersebut merupakan salah satu langkah sinergitas antara PWNU DKI Jakarta dengan BNNP dalam penanganan narkoba.

"Ini memang sangat diperlukan, terlebih bahwa NU juga memiliki kepentingan untuk mengetahui peta sebaran para pengguna narkoba serta komunitas mereka yang sangat mungkin diantaranya adalah warga Nahdliyyin," tutur Husny.

Lebih dalam, tegas Husny, tanpa diminta para kyai NU selalu mengkampayekan bahaya narkoba. "Bahkan, lewat lembaga kajian yang dimiliki PWNU bernama Lakpesdam, NU pernah melakukan kajian dan survey terkait perilaku kenakalan remaja di Jakarta," ungkapnya.

Ia pun menyebutkan, PWNU menyambut baik kehadiran pihak BNNP.

"Dari PWNU DKI Jakarta di wakili jajaran Syuriyah, KH. Samsul Ma'arif, Taufik Damas. Sedangkan dari jajaran tanfidziyah, H Mastur Anwar, serta beberapa perwakilan dari pengurus lembaga PWNU DKI Jakarta," sebut Husny.

Sementara, sebelumnya, Kepala BNNP, Tagam Sinaga memperkenalkan satu persatu para pimpinan BNNP kepada pihak PWNU DKI Jakarta.

Turut hadir mendampingi Kepala BNNP, Renhard Bidang Pencegahan, Kombes Budi dari Pemberantasan dan dr. Ruth dari Bidang Rehabilitasi.

Menurut Tagam, pertemuan itu digagas untuk merajut silaturahim dan mensinergikan beberapa program dari kedua belah pihak.

Bahwa silaturahim ini, kata Tagam, terjadi karena ada jalinan kerjasama BNN Pusat dengan PBNU. Ia pun menjelaskan beberapa hal yang menjadi konsentrasi BNNP. 

Selain itu, Tagam menyebutkan, Jakarta sebagai daerah darurat narkotika dengan prosentase sebesar 35% pengguna di Ibukota. Ia pun meminta PWNU DKI Jakarta dapat membantu BNNP

"PWNU agar terus membantu dengan aktif mensosialisasikan dan mengkampanyekan bahaya narkoba sampai di masjid-masjid atau majlis taklim," kata dia.

Pertemuan tersebut berlangsung singkat penuh dengan keakraban. (*)