Pelaku Persekusi Dua Anggota Banser Ditangkap

 
Pelaku Persekusi Dua Anggota Banser Ditangkap

LADUNI.id - Pelaku persekusi yang mencap kafir anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) beberapa hari lalu berinisial HA. Polisi sudah menangkap dan menahan HA. Saat ini, HA sudah berstatus tersangka.

"Ditahan. Ditahan 20 hari perpanjangan 40 hari," kata Kasat Reskrim Porles Jaksel Kompol Andi Sinjaya Ghalib seperti dikutip dari Detik.com, Kamis (12/12).

Sementara itu, Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Bastoni Purnama mengatakan, pelaku persekusi itu dijerat pasal berlapis. Menurut Bastoni, insiden persekusi itu berawal dari senggolan motor di jalan.

"Pelaku kita kenakan Pasal 310, 311, 335 KUHP juga UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara," ujar Bastoni dalam rilis perkara di Mapolres Jaksel, Jl Wijaya, Kebayoran Baru, Jaksel, Kamis (12/12).

Aksi persekusi yang dilakukan HA terhadap anggota Banser berinisial ES dan WS itu terjadi di Jl Pondok Pinang. Menurut Polisi, HA kesal karena merasa motornya dipepet oleh korban.

"Berdasarkan keterangan pelaku, pelaku melakukan persekusi tersebut diawali pelaku berpapasan atau bersenggolan dengan korban kemudian pelaku merasa kesal. Akhirnya dibuntuti sampai di TKP kemudian pelaku mengintimidasi, melakukan ancaman," tambahnya.

Pelaku mengaku apa yang dilakukan itu tidak ada kaitannya dengan ormas. Persekusi pelaku lakukan atas dasar keinginan pelaku sendiri.

"Pelaku cuma ingin menunjukkan kekesalannya kepada korban. (Video) sempat di-share ke grupnya sendiri, kemudian pelaku sempat ditegur anggota WA group sehingga dari WA group tersebut viral di medsos," ujar Bastoni.

Sebelumnya, video dugaan persekusi itu viral di media sosial, tampak dua anggota Banser mengenakan seragam berbicara dengan seseorang yang merekam video sambil menunjuk-nunjuk mereka. Video itu diawali makian 'monyet' untuk bertanya di mana e-KTP kedua anggota Banser itu.

Terlihat juga salah satu anggota Banser bertanya balik alasan pria yang mengenakan kaus dan topi hitam itu menanyakan e-KTP mereka. Percakapan berlanjut dengan menanyakan alasan dua anggota Banser berada di Jakarta.

Anggota Banser tersebut menjawab, keberadaan mereka di Jakarta terkait Gus Muwafiq. Orang yang merekam video itu kemudian meminta dua anggota Banser tersebut mengucap takbir. Mendengar permintaan itu, anggota Banser bertanya balik alasan dia harus mengucap takbir saat itu. Pria di video justru menyebut anggota Banser 'kafir'.
 

Sumber/Foto : Detik.com