Kisah Tokoh HTI yang Akhirnya Dikirim ke RS Jiwa Lawang

 
Kisah Tokoh HTI yang Akhirnya Dikirim ke RS Jiwa Lawang

LADUNI.ID, Kediri – Adalah Rizal Ahmad (37), warga  RT01, RW 01 Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto, akhirnya dibawa tim gabungan terdiri Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Satpol PP dikirim ke Rumah Sakit  Jiwa Dr Radjiman Wediodiningrat di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Rizal yang dikenal sebagai keluarga Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Kediri ini, sebenarnya berniat akan melanjutkan dakwah ke Aceh. “Saya ini tokoh HTI, saya akan tegakkan Khilafah Islamiyyah demi mewujudkan negara Islam,” jelasnya.

Adanya desakan warga di Kelurahan Tamanan, yang telah mengumpulkan ratusan tanda tangan dan meminta pertanggungjawaban pemerintah kota, akhirnya Rizal yang berulangkali membuat ulah, baik di lingkungannya hingga memasuki kawasan Pondok Pesantren Lirboyo, dan sejumlah kantor, terpaksa dibawa tim gabungan ke rumah sakit jiwa.

Satol PP, TNI dan Polri mengawal proses evakuasi terhadap tokoh HTI ini memakan waktu satu jam lebih. “Saya HTI, begitu juga keluarga saya. Saya ini hanya diantar untuk berobat, kemudian saya akan ke Aceh untuk syiar agama. Saya tidak kenal teroris, HTI itu  cinta damai, karena agama kami mengajarkan itu. Tidak perlu teriak–teriak atau dengan kekerasan,” jelas Rizal.

Menurut Kabid Trantibum Satpol PP, Nur Khamid, bahwa pihaknya terpaksa melakukan evakuasi karena yang bersangkutan telah menggangu ketenteraman. Kejadian terakhir pada Minggu malam. “Kami sebenarnya telah melakukan kesepakatan saat di Polsek Mojoroto kemudian melakukan pertemuan berulangkali dengan pihak kelurahan. Namun karena tidak menemukan solusi, akhirnya tim gabungan dari Dinsos, Dinkes dan Satpol memutuskan dibawa ke rumah sakit jiwa,” jelas Nur Khamid.

Menurut keterangan warga dua tahun lalu, Rizal dan keluarganya memang dikenal sebagai pengikuti HTI. Bahkan kakaknya juga sebagai ketua HTI di Kediri Raya. Sesungguhnya, warga tidak masalah, tetapi karena sering membuat ulah, maka, warga sepakat menyerahkan kepada pihak berwajib.