Ini Tiga Instruksi Presiden Jokowi Terkait Banjir di Jakarta

 
Ini Tiga Instruksi Presiden Jokowi Terkait Banjir di Jakarta

LADUNI.ID, Jakarta - Menanggapi peristiwa banjir yang terjadi di kawasan Jakarta akibat hujan yang sangat deras, Presiden Joko Widodo mengimbau warga Jakarta dan sekitarnya agar tetap waspada dan berhati-hati. Presiden meminta, penanganan banjir agar menomorsatukan keselamatan warga.

"Pertama, urusan banjir yang paling penting ini adalah yang berkaitan dengan keselamatan warga dinomorsatukan," kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Yogyakarta, seperti dikutip Laduni.id dari siaran pers Sekretariat Negara (Setneg), Rabu (1/1).

Presiden Jokowi juga menyampaikan tiga instruksi. Pertama, memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah provinsi, hingga tim SAR bergerak bersama menanggulangi banjir.

"Jadi BNPB, pemerintah provinsi, SAR, semuanya harus segera bergerak bersama-sama. Untuk memberikan rasa aman, memberikan keselamatan pada warga yang terkena bencana banjir," terang presiden.

Kedua, Jokowi memberikan instruksi supaya supaya fasilitas-fasilitas umum segera dinormalisasi. Sebab, hingga saat ini, sejumlah failitas umum masih tak beroperasi, seperti Bandara Halim Perdanakusuma, Tol Cikampek, dan beberapa titik tol lainnya.

Sementara instruski ketiga, Jokowi memerintahkan pemerintah pusat dan provinsi harus bekerja bersama-sama untuk menanggulangi banjir.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyebut bahwa saat ini pemerintah pusat juga tengah berupaya membangun sejumlah waduk, untuk mengantisipasi banjir ke depan. Oleh karenanya, banjir Jabodetabek saat ini harus ditangani secara bersama-sama.

"Karena pemerintah pusat memang ini baru dalam proses dan belum selesai, misalnya Waduk Cimahi, Waduk Ciawi mungkin baru tahun depan selesai. Tetapi, di luar itu, semuanya harus dikerjakan," pungkasnya.