Beras Bantuan Rusak, BPNT Pastikan Mengganti

 
Beras Bantuan Rusak, BPNT Pastikan Mengganti

LADUNI.id, Sumenep - Persoalan Kerusakan beras yang diterima KPM di Pulau Giliraja, Desa Banmaleng, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, beberapa hari lalu, dipastikan telah diganti suplayer beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). 

Suplayer Beras BPNT, Latifah menjelaskan, setelah mendapatkan informasi tentang kerusakan beras di Giliraja, keesokan harinya langsung menuju lokasi dan mengirimkan ganti beras kepada penerima, KPM. 

"Memang sesuai dengan informasi dari E Warong, terdapat sekitar 6 sak beras yang rusak akibat terkenak air laut, ketika dalam dalam proses pengangkutan barang," terang Latifah kepada media ini. 

Dia menjelaskan, dirinya ikut secara langsung ke penerima KPM di Giliraja. Sehingga, lanjutnya, bisa melihat langsung proses penggantian beras tersebut. Sebab, dia mengaku sangat kasihan kepada penerima KPM jika menerima beras tak layak konsumsi. 

"Mereka sangat senang setelah mendapatkan gantinya. Bahkan, mereka langsung memasaknya dan disajikan serta makan bersama," terangnya melalui sambungan telepon selulernya kepada media ini.

Diberitakan sebelumnya, kejadian kerusakan beras sangat wajar. Selain memang kondisi cuaca yang tidak bersahabat saat pengangkutan barang sehingga menyebabkan beberapa beras dibagian bawah perahu rusak, juga disibukkan dengan berbagai persiapan. 

"Yang pasti, semua beras yang rusak telah diganti," terangnya.

Sekedar diketahui, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya, melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan/e-warong yang bekerjasama dengan bank.

Sekedar diketahui, warga atau KPM di pulau Giliraja mengeluhkan Beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diberikan kepada warga di pulau Giliraja Desa Banmaleng, Kabupaten Sumenep Hancur dan tidak sesuai harapan. (*)