Banjir Surabaya, Dinas PU: 200-an Pompa Air Dikerahkan Agar Banjir Cepat Surut

 
Banjir Surabaya, Dinas PU: 200-an Pompa Air Dikerahkan Agar Banjir Cepat Surut

Foto: Banjir Surabaya berangsur surut, terlihat sejumlah titik sedang dibersihkan petugas (15/1).

LADUNI.ID, Surabaya - Penanganan banjir dalam kurun waktu kurang dari 3 jam di Kota Surabaya berangsur surut. Demikian dikatakan Kabid Pematusan Dinas PU Bina Marga Pematusan Surabaya, Samsul Hariadi.

Menurut Samsul, banjir memang terpantau menggenangi beberapa titik Kota Surabaya pasca diguyur hujan deras pompa telah dimaksimalkan.

"Semua pompa di Surabaya sudah dimaksimalkan. Ada sekitar 200-an pompa air dikerahkan agar banjir cepat surut," kata Samsul kepada wartawan, Rabu (15/1/20), Malam.

Samsul juga menuturkan, banjir terparah terpantau terjadi di Jalan Mayjend Sungkono Surabaya tepatnya di Darmo Park 2. Sebab, ungkap dia, diakibatkan ada pengerjaan pedestrian dan saluran air di deoan TVRI belum selesai.

"Yang atas sudah selesai tapi depan Darmo Park belum. Di situ akhirnya ada sampah dan material yang ikut masuk ke saluran air," terang dia.

Saat ini, jelas Samsul, sedang dievaluasi pembangunan pedestrian di TVRI yang belum selesai.

Lebih lanjut, ujar Samsul, banjir juga terpantau terjadi di Jalan Indragiri, Ciliwung, Musi, Brawijaya dan Hayam Wuruk.

"Ketinggian bervariasi antara 15-25 cm," ucap dia.

Pantauan laduni.id, banjir yang menggenangi beberapa titik Kota Surabaya, Rabu  (15/1/2020), mulai menggenang sekitar pukul 15.30 WIB. Dan pada pukul 17.30 WIB, banjir terpantau sudah berangsur surut.

Meski sudah mulai surut namun masih ada kawasan banjir yang masih menyisakan genangan diantaranya, seperti Balongsari. (tt)