Sri Mulyani: Perekonomi Indonesia Tahun 2020 Akan Jadi Titik Balik

 
Sri Mulyani: Perekonomi Indonesia Tahun 2020 Akan Jadi Titik Balik

LADUNI.ID, Jakarta - Kondisi perekonomian negara pada tahun 2020 diharapkan akan terjadi titik balik/pembalikan. Pernyataan ini dilontarkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI) Sri Mulyani saat melaksanakan rapat kerja bersama jajaran pimpinan Ditjen Bea Cukai, Kamis 16 Januari 2020 lalu.

“Berdasarkan pertumbuhan tahun 2019 sekitar 5% yang lebih didukung dari konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah, maka kita mesti memiliki strategi dan mengantisipasi ketidakpastian untuk dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi tahun 2020,” demikian pernyataan Sri Mulyani, seperti dikutip Laduni.id dari akun facebook pribadi Sri Mulyani pada Jumat (17/1) kemarin.

Menurut Sri Mulyani, perbaikan  sistem di Ditjen Bea Cuka (DJBC) sudah sangat baik. DJBC juga telah melakukan penegakan hukum yang baik. Bentuk kepulauan Indonesia menjadi tantangan tersendiri untuk mencegah penyeludupan.

“Ke depannya, selain menjaga legalitas, kita juga mesti memudahkan perekonomian sehingga para pelaku usaha tidak merasa kesulitan. Seluruh Kantor Wilayah DJBC agar melakukan sosialisasi dan edukasi,” lanjut Sri Mulyani.

Lebih dari itu, Sri Mulyani juga menginginkan bagaimana Indonesia dapat menjadi hub kegiatan ekonomi yang efisien untuk ekspor dan subtitusi impor.

“Untuk itu, berbagai usaha yang bisa menurunkan munculnya ketidakpastian informasi harus dilakukan, termasuk melakukan kerjasama dengan negara lain,” katanya.

Sri Mulyani juga menekankan agar para pemimpin di Ditjen Bea Cukai bisa menunjukkan kepemimpinan dan harus lebih berwibawa dihadapan anak buah dan stakeholders. Berwibawa bukan berarti harus berotot tapi bagaimana dapat memiliki kemampuan untuk mebina anak buah.

“Karena mereka setiap hari melihat Anda, bukan melihat saya atau melihat Pak Dirjen. Anda adalah role model bawahan Anda, leadership Anda menunjukkan kualitas DJBC secara keseluruhan. Anda juga diharapkan jangan terlalu mudah untuk puas, namun jangan muluk-muluk dalam menetapkan target,” ujar Sri Mulyani.

“Selamat bekerja dan jajaran DJBC  agar saling menjaga karena Anda semua adalah satu keluarga besar DJBC,” pungkasnya.