21 Jan 2020 · 4.321 dibaca · Artikel Keagamaan
LADUNI.ID, Jakarta - Hadis dhaif ada 2 macam, ada faktor terputusnya sanad dan faktor perawinya dhaif.
1. Sanad yang terputus adalah: Mursal, Munqathi', Mu'dhal, Mudallas, Muallaq dan Muallal.
2. Perawi dhaif meliputi: Matruk, Munkar, Mudraj, Maqlub, Mudhtharib, Mushahhaf, Muharraf, Mubham, Majhul, Mastur, Syadz dan Mukhtalif.
Perdebatan soal mengamalkan hadis dhaif kembali mencuat sejak munculnya kelompok Salafi, terlebih salah satu ulama mereka menganggap bahwa mengamalkan ibadah dari hadis dhaif adalah Bid'ah (Baca Ahkam Al-Janaiz, karya Syekh Albani).
Padahal sejak masa ulama terdahulu, Imam Ahmad misalnya, beliau berkata:
الحديث الضعيف أحب إلي من رأي الرجال
"Hadis Dhaif lebih aku senangi dari pada pendapat ulama"
Lagi-lagi ulama dari kalangan mereka mentakwil bahwa maksud Imam Ahmad adalah hadis Hasan, bukan hadis dhaif yang difahami saat ini. Benarkah? Mari simak penuturan muridnya, Syekh Adz-Dzahabi dalam Siyar A'lam An-Nubala'
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+