31 Jan 2020 · 2.370 dibaca · Nasional
LADUNI.ID, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj menyampaikan bahwa konglomerat harus menarik atau mengangkat kelas menengah dan kelas menengah jadi mitra, bukan hanya jadi pendukung, bukan dieksplorasi, tetapi jadi mitra.
"Begitu pula selanjutnya kelas menengah pun harus mengangkat kelas kecil," ujar Kiai Said, di Temanggung, Jawa Tengah, saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Temanggung dan meresmikan tempat manasik haji di KBIH NU Babussalam Temanggung, Selasa (28/2) lalu.
Oleh karena itu, Kiai Said berharap agar NU selalu menjadi kekuatan sosial yang efektif, mampu mewujudkan keseimbangan. "Sekarang ini masih 'jomplang' karena sebagian minoritas menguasai kekayaan yang luar biasa, sedangkan mayoritas miskin, terpinggirkan, bodoh, dan penyakitan," terang Kiai Said.
Kiai Said juga menjelaskan bahwa, semua itu harus ada keseimbangan, maka Konglomerat harus melakukan upaya pemerataan. Menyinggung tentang munculnya kerajaan baru seperti Keraton &
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+