Cegah Banjir dan Longsor, Desa Bajur Gelar Tanam 60 Ribu Pohon

 
Cegah Banjir dan Longsor, Desa Bajur Gelar Tanam 60 Ribu Pohon

Penanaman Pohon Secara Simbolis di Desa Bajur, Kecamatan Waru, Pamekasan, Jawa Timur


LADUNI.ID -- Bekerjasama dengan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Sumenep, Desa Bajur, Kecamatan Waru, Pamekasan melaksanakan aksi tanam pohon di desa setempat, Kamis (13/02). Istimewanya, aksi penghijauan itu digelar bertepatan dengan hari jadi Desa Bajur ke 143. Sebanyak 60 ribu batang pohon ditanam yang terdiri dari bibit ponon akasia dan pohon jati.

Secara simbolis, penghijauan itu dilaksanakan di Dusun Bajur, Desa Bajur oleh Camat Waru, Kapolsek, Danramil, Perwakilan CDK Sumenep, Kepala Desa Bajur, serta puluhan warga setempat. Sayangnya, saat aksi tanam pohon itu dilakukan, Wilker Kehutanan Pamekasan tidak hadir meski diundang dalam aksi tersebut.

Meski Wilker Kehutanan Pamekasan sendiri tidak hadir, warga terlihat tampak antusias menyaksikan aksi tanam pohon yang dimotori Penyuluh Kehutanan, Hairul Saleh tersebut. Bahkan, puluhan warga itu tidak beranjak dibawah terik matahari hingga kegiatan selesai dilaksanakan. Warga menilai, penghijauan itu sangat bermanfaat dalam pelestarian lingkungan di Desa Bajur.

Penyuluh Kehutanan, Hairul Saleh mengatakan, aksi itu dilakukan sebagai implementasi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kedepannya, kegiatan serupa diharap tetap bisa dilaksanakan. "Setidaknya masyarakat bisa sadar untuk menjaga lingkungan, yakni menanam dan memelihara pohon," katanya saat ditemui di lokasi penghijauan itu.

Setelah penanaman secara simbolis itu dilaksanakan, penanaman berikutnya akan dilaksanakan oleh warga di empat dusun di desa tersebut. Aksi tersebut, dilaksanakan selain kelestarian lingkungan, juga untuk mencegah terjadinya longsor dan banjir di wilayah Bajur.

Ia juga menjelaskan, awalnya, kegiatan itu diprakarsai Desa Bajur, namun bekerjasama dengan CDK Kehutanan. Sehingga menjadi begitu istimewa karena aksi itu dilaksanakan juga untuk memperingati hari jadi Sesa Bajur.

"Jadi, kami menyambut sangat baik inisiasi ini. Sebab, ini langkah yang harus didorong semua pihak," kata Mantan Kepala UPT Hutbun, Guluk-Guluk tersebut.

Kasubag TU CDK Wilayah Sumenep Ahmad Murtada mengapresiasi kegiatan yang bertujuan sebagai bentuk pelestarian lingkungan itu. "Kami sangat apresiatif. Apalagi, postur tanah di sini (Bajur, Red) cukup mendukung untuk penanaman pohon," katanya saat wawancara dengan media.

Saat ini, sambung dia, merupakan musim penghujan, sehingga bisa berpotensi terjadinya longsor. Makanya, gerakan tanam pohon ini bagian dari pencegahan terjadinya bencana alam longsor, termasuk juga banjir.

"Kami sangat bangga kepada penyuluh kehutanan disini karena menggerakkan tanam pohon ini," katanya sembari memberikan apresiasi khusus pada Penyuluh Pertanian, Hairul Saleh.

Dia mengungkapkan, kegiatan semacam ini harus terus digalakkan dan didukung oleh lapisan masyarakat. Kegiatan ini akan dilakukan secara rutinitas dan kontinyu. "Tak hanya di Desa Bajur ini, melainkan di wilayah dipastikan juga akan digelar penanaman pohon. Ini bagian komitmen kami," ucapnya.