Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Habib Ali Al-Jufri
✓ Terverifikasi Tim Riset

Habib Ali Al-Jufri

lahir 1971 M · 114.999 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Habib Ali Al-Jufri sudah lama mengemban tanggung jawab dalam menjalankan dakwahnya. Ia berdakwah kesegala penjuru negara dan hampir  berkeliling dunia sejak dari tahun 90-an. Habib Ali al Jufri berdakwah untuk menyampaikan risalah-risalah Islam yang sedang beliau embankan.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Nasab

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Aktif di Berbagai Kegiatan
3,2  Kisah dengan KH. Anwar Manshur

4.    Karir-Karir
5.    Prestasi
6.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
Habib Ali Al-Jufri lahir di Kota Jeddah di Kerajaan Arab Saudi sebelum fajar pada hari Jumat 20 Safar 1391 H atau bertepatan pada tanggal 16 April 1971. Beliau merupakan putra dari pasangan Habib Abdul Rahman dengan Habibah Marumah binti Hassan bin Alawi putra Hassan dari Alawi bin Ali Al-Jufri.

1.2 Nasab
Ali Zain Al-Abidin bin Abdurrahman bin Ali bin Muhammad bin Alawi bin Abu Al-Jufri bin Bakr bin Muhammad Ali bin Muhammad bin Ahmed bin Al-Faqih Al-Muqaddam Muhammad bin Ali bin Muhammad Murbat Sahab Ali Khali `Qassam bin Alawi bin Muhammad bin Alawi bin Ubaidillah bin Ahmed Al-Muhajir bin Isa Muhammad Al-Naqib bin Ali Al-Uraidhi bin Ja'far Al-Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Al-Abidin Zain bin Hussein bin Sayyidina Ali bin Abu Thalib dengan Fatimah Az-Zahra binti Rasulullah SAW.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
Di masa kecilnya, Habib Ali mulai menimba ilmu kepada bibi dari sang ibu, seseorang yang alimah dan arifah billah, Hababah Shafiyyah binti Alwi bin Hasan Al-Jifri. Wanita yang shalihah ini sangat berpengaruh besar dalam mengarahkannya ke jalan ilmu dan perjalanan menuju Allah SWT. Lalu Habib Ali Al-Jufri menimba ilmu kepada para tokoh-tokoh yang besar. Seperti Habib Abdul Qadir bin Ahmad As-Segaf adalah salah satu guru utama beliau.

Kepadanyalah ia membaca dan mendengarkan suatu pembacaan kitab Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, Tajrid Al-Bukhari, Ihya Ulumuddin, dan kitab-kitab lainnya yang sangat penting. Cukup lama beliau belajar kepadanya, sejak usia 10 tahun hingga berusia 21 tahun. Dia mulai mengambil pengetahuan dari masa kecilnya dari guru pertamanya, ibunya bibi sarjana dan berpengetahuan putri Safiah Allah anak Alawi dari Hassan Al-Jifri, ia memiliki pengaruh besar pada dirinya dan arah ia dalam pengejaran pengetahuan dan spiritualitas.

Sebagai kelanjutan dari metodologi otentik menerima Pengetahuan Suci, dan pengembaraan di jalan spiritual, melalui rantai yang tak terputus master, semua jalan kembali ke Rasulullah SAW, semoga Allah merahmati dia & keluarganya dan memberi mereka kedamaian, sebuah metodologi pelestarian dan pemeliharaan yang, lembah Hadramaut dan Kota Tarim terkenal.

Karya ini dilanjutkan di Milieu intelektual Hijaz yang menjadi titik pertemuan bagi para Cendekiawan dari Sekolah Hadramaut ketika mereka diasingkan dari Selatan Yaman selama Peraturan Komunis, ia menerima pendidikan di Ilmu Suci dan Ilmu Spiritual di tangan Ulama dan Pendidik Spiritual, di antaranya:
1. The Scholar dan Spiritual Pendidik Habib Abdul Qadir Bin Ahmad Al-Saqqaf di Jeddah. Dengan siapa ia mempelajari Kompilasi Hadis Authentic Bukhari dan Muslim, serta Kebangkitan Ilmu Agama Imam Ghazali dan teks-teks penting lainnya. Dia terus belaj

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+