Ketua LTNNU Loteng Beri Apresiasi, Kiyai Ma'ruf Ceramah Radikalisme di UNRAM

 
Ketua LTNNU Loteng Beri Apresiasi, Kiyai Ma'ruf Ceramah Radikalisme di UNRAM

LADUNI.ID, PRAYA, Lombok Tengah – Ketua Lembaga Ta’lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Lombok Tengah Ahmad Jumaili mengapresiasi Kuliah Umum yang disampaikan Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin dengan tema “Penangkalan Paham Radikalisme di Kalangan Mahasiswa” di Universitas Mataram (UNRAM) pada, Rabu, (19/2/2020) Kemarin.

Dikatakan Jumaili, Kampus UNRAM memang sejak lama diketahui tumbuh subur radikalisme. Faham itu berkembang melalui beberapa organisasi intra dan ekstra kampus dan sangat aktif melakukan kajian-kajian keagamaan secara ekslusif.

“Ada beberapa organisasi kemahasiswaan di kampus yang saya tau sangat aktif bikin kajian-kajian ekslusif, bahkan temuan saya mereka punya kecenderungan membenci orang yang berfaham berbeda” Ungkap Jumaili, Kamis (20/2/2020).

Alumni Pers Kampus Ro’yuna UIN Mataram ini menambahkan, pengamatannya tentang berkembangnya faham radikal di UNRAM diperkuat juga dengan hasil penelitian Setara Institute pada April 2018 lalu yang menyebut Unram adalah satu diantara 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang terpapar radikalisme.

“Jadi bukan saya saja yang bilang begitu, hasil penelitian Setara Institute juga begitu. Bahkan kabarnya setelah HTI dibubarkan. Mereka  bermetamorfosis menjadi organisasi-organisasi lain” Jelasnya.

Untuk itu ia sangat mengapresiasi langkah Wakil Presiden RI yang datang langsung menceramahi mahasiswa di kampus tesebut. Ia berharap, pesan ceramah Wapres ini juga sampai ke kampus-kampus lain di Mataram seperti UIN Mataram dan IKIP Mataram atau UNDIKMA.

“Khususnya di UNRAM saya yakin, apalagi sekarang Rektornya pak Husni yang kita tahu berlatar belakang NU, beliau ini ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU. red), maka Insya Allah Unram akan segera sembuh,” Tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan kuliah umum dengan tema ”Penangkalan Paham Radikalisme di Kalangan Mahasiswa” dihadapan sekitar 1.500 mahasiswa Unram yang berlangsung di Gedung Aditorium M. Yusuf Abubakar.

Wapres mengharapkan Mahasiswa Unram mendukung agenda pemerintah memerangi Radikalisme dan Terorisme. Sebab hal tesebut sangat berbahaya untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita harapkan para mahasiswa Unram ikut terlibat dan sama-sama memerangi terorisme atau radikalisme ini di Kampus, karena pemerintah saat ini sangat konsense ke arah itu” harap Wapres.

Sementara itu Rektor Unram Prof. Dr. H. Lalu Husni, SH., M.Hum menyambut baik materi kuliah umum Wapres ini. Dikatakan Husni, tema ini sangat relevan, mengingat isu radikalisme akhir-akhir ini telah menyebar ke kampus-kampus termasuk Unram.

“Tentunya kita membutuhkan upaya-upaya preventif untuk penangannya karena sangat berbahaya dan dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.” Tutup rektor Unram yang terpilih pada 8 Maret 2018 silam tersebut.