Biografi KH. Irfan Hielmy

 
Biografi KH. Irfan Hielmy

Daftar Isi Profil KH. Irfan Hielmy

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Keluarga
  4. Pendidikan
  5. Pengasuh Pesantren
  6. Ulama Kharismatik Jawa Barat
  7. Karier
  8. Karya-Karya

Kelahiran

KH. Irfan Hielmy lahir pada 25 Desember 1933 di Ciamis. Beliau merupakan putra dari KH. Ahmad Fadhil bin KH. Abdul Jalal bin Buyut Masitoh seorang ulama besar dari Kabupaten Ciamis dengan Siti Maemunah binti Siti Fatimah binti Uyut Eyang Audaya.

Dari garis keturunan ayahnya, KH. Irfan Hielmy mempunyai darah adiwangsa dari nenek pihak ayah yang bernama Rd. Natamirah bin Rd. Bratakusumah (Wedana Rancah pada waktu itu).

KH. Irfan Hielmy juga merupakan sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Ciamis.

Wafat

KH. Irfan Hielmy wafat pada Selasa, 4 Jumaadil Awwal 1431 Hijriyah atau tepatnya pada tanggal 18 Mei 2010, pukul 06:10 WIB dalam usia 79 tahun di kediaman putra ketiganya, KH. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag, di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis.

Kepergian almarhum untuk selama-lamanya menyisakan tangis bagi ribuan santri, alumni, dan warga Ciamis yang memadati kompleks Pondok Pesantren Darussalam waktu itu. Sebelum kepergiannya, almarhum sempat dirawat di RSHS Bandung sebab penyakit liver.

Keluarga

KH. Irfan Hielmy mempunyai 3 putra dan 3 putri, yaitu:

  1. Dra. Hj. Eulis Fadlilah jauhar Nafisah, M.Pd.I. lahir (21-04-1957)
  2. Dr. K.H. Fadlil Munawwar Manshur,M.S. lahir (13-02-1960)
  3. Dra. Hj. Ani Hafni Zahra Fadlilah Laila, M.Pd.I. lahir ( 29-08-1963)
  4. K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag. lahir (05-08-1965)
  5. Hj. Emma Ratna Kania Fadlilah Salma, S.Ag., M.Pd.I. lahir (18-07-1969)
  6. Dase Fadlil Yusdi Mubarak, S.H. lahir (23-01-1972)

Pendidikan

KH. Irfan Hielmy sejak kecil, beliau memulai pendidikannya dengan belajar di SRN Pamalayan hingga tahun 1945. Pada 1946 beliau melanjutkan pendidikannya dengan belajar di MI Cidewa, kemudian beliau kembali melanjutkan pendidikannnya dengan belajar di SMEP pada 1952 di Tasikmalaya.

Pada 1961 beliau mengikuti UGA dan PGA selama 4 tahun di Ciamis sampai lulus pada 1964. Beliau melanjutkan kembali dengan mengikuti PGA 6 di Ciamis, dan lulus pada 1965. Selain menempuh pendidikan formal, beliau juga belajar di beberapa Pesantren.

Pengasuh Pesantren

Setelah kembali dari belajar di pondok pesantren, pada tahun 1929, KH. Irfan Hielmy bersama ayahanda KH. Ahmad Fadhil mendirikan Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Jawa Barat.

Sebelum mendirikan pesantren, beliau mengawali dengan mendirikan masjid dan satu bilik sebagai asrama. Santri yang pertama kali ikut mengaji dengan beliau merupakan pemuda-pemuda setempat. Di tempat tersebut mereka tak hanya diajari ilmu-ilmu agama, akan namun diajak mengolah sawah, bercocok tanam dan tentang ilmu dakwah.

Setelah mendirikan masjid, satu persatu muridnya semakin banyak dan berkembang. Dengan melihat kapasitas masjid yang sudah tidak muat untuk mengajar ngaji, akhirnya ada pasangan suami istri, Mas Astapradja dan Siti Hasanah yang mewakafkan tanahnya di Kampung Kandanggajah, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis Jawa Barat kepada KH. Ahmad Fadlil untuk dijadikan sebagai pesantren.

Menjelang proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, di Pesantren Cidewa, sudah ada sekitar 400 santri yang mengaji ilmu tafsir, ilmu hadits, sejarah, kitab-kitab ilmu sharaf dan ilmu nahwu.

Hingga tahun 60-an, Pesantren Darussalam mulai memodernisasikan sistem pendidikannya dengan mendirikan lembaga-lembaga pendidikan formal.

Ulama Kharismatik Jawa Barat

KH. Irfan Hielmy dikenal sebagai satu di antara lima ulama kharismatik Jawa Barat. Empat ulama kharismatik Jawa Barat yang lebih dulu wafat yakni KH. Ilyas Ruhiyat (sesepuh Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya), KH. Anwar Musaddad (sesepuh Pondok Pesantren Al-Musaddadiyah Garut), KH. Drs.Totoh Abdul Fatah Ghazali, SH., (sesepuh Pondok Pesantren Al-Jawami Cileunyi Bandung), serta KH. Abdulah Abbas (sesepuh Pondok Pesantren Buntet, Cirebon).

Karier

  1. Guru PGA Muhammadiyah (1953 - 1954)
  2. Guru SMP PUI Cijantung (1954-1956)
  3. Penilik MI se-Kabupaten Ciamis (1960-an)
  4. kepala sekolah SD PUI Dewasari (1957-1964)
  5. Pembantu Imam Militer (1957-1963)
  6. Roh Res Kepolisian 845 Ciamis (1966-1972)
  7. Anggota DPRD Kabupaten Ciamis (1967-1972)
  8. Kepala Sekolah MAN Darussalam Ciamis (1968-1993)
  9. Dekan Fakultas Syariah Darussalam Ciamis (1970-1973)
  10. Ketua Staf Pengkaderan Dakwah MUI Jawa Barat (1992-1995)
  11. Rektor Institut Agama Islam Darussalam Ciamis (1973-1999)
  12. Anggota MPR RI (1997-1999)
  13. Ketua Umum MUI Kabupaten Ciamis (1998-2010)

Karya-Karya

  1. Bunga Rampai menuju Khairu Ummah (1994)
  2. Dakwah bi al-Hikmah (1997)
  3. Kumpulan Materi Pokok Khutbah Jum'at (1997)
  4. Masyarakat Madani: Suatu Ikhtiar Dalam Menyongsong Era Milenium Baru (1998)
  5. Pendekatan Keagamaan Dalam Menyelesaikan Masalah Kemasyarakatan (1998)
  6. Ukhuwwah Ahlus Sunnah: Khazanah Aqidah, Moral dan Spiritual dari Pesantren (1999)
  7. Pesan Moral dari Pesantren (1999)
  8. Wacana Islam, Bahan Telaah Anak Bangsa (2000.)
  9. Sentuhan Wahyu, Penyejuk Kalbu (2003)