Kemenkumham: Bahar bin Smith Tak Indahkan Syarat Masa Asimilasi dan Langgar Aturan PSBB

 
Kemenkumham: Bahar bin Smith Tak Indahkan Syarat Masa Asimilasi dan Langgar Aturan PSBB

LADUNI.ID, Jakarta - Pemberian izin asimilasi terhadap Bahar bin Smith terpidana kasus penganiayaan remaja dicabut. Pasalnya, Bahar bin Smith dinilai tak mengindahkan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bogor.

"Pencabutan SK (surat keputusan) asimilasi dilakukan berdasarkan hasil penilaian PK Bapas Bogor yang melakukan pembimbingan dan pengawasan terhadap yang bersangkutan," kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Reynhard Silitonga, dalam keterangan tertulis seperti yang terima redaksi laduni.id, Selasa (19/5/20).

Baca Juga: Peduli Terhadap Dampak Covid-19, PCNU Jaktim dan PP Nurul Ibad Salurkan Sembako Untuk Guru Ngaji

Menurut Reynhard, tak hanya persoalan itu. Ia juga mengatakan, Bahar bin Smith telah melakukan pelanggaran khusus selama menjalani masa asimilasi di rumah.

Selama menjalani masa asimilasi, jelas Reynhard, Bahar bin Smith dinilai telah melakukan sejumlah tindakan yang dianggap menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Ceramah Bahar bin Smith provokatif serta menyebarkan rasa permusuhan dan kebencian kepada pemerintah," terang dia.

Baca Juga: Musim Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, KPU Akan Kaji Ulang Pelaksanaan Pilkada Serentak

Selain itu, lanjut Reynhard, Bahar Smith juga dinilai melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tengah kondisi darurat wabah Covid-19, dengan mengumpulkan massa dalam pelaksanaan ceramahnya.

"Atas perbuatan tersebut maka kepada yang bersangkutan dinyatakan telah melanggar syarat khusus asimilasi, sebagaimana diatur dalam pasal 136 ayat 2 huruf e Permenkumham nomor 3 tahun 2018 dan kepadanya dicabut asimilasinya dan selanjutnya diperintahkan untuk dimasukkan kembali ke dalam lembaga pemasyarakatan untuk menjalani sisa pidananya dan sanksi lainnya sesuai ketentuan," ujar Reynhard.

"Pencabutan SK asimiliasi Bahar Smith bernomor W11.PAS.PAS11.PK.01.04-1473 Tahun 2020," sambung Reynhard. "Saat ini Bahar bin Smith telah berada di Lapas Klas IIA Gunung Sindur, Bogor, untuk menjalani sisa pidana," lanjutnya.

Diketahui, sebelumnya, Bahar bin Smith bebas bersyarat pada Sabtu (16/5/20) dari Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Cibinong, Jawa Barat, lewat program asimilasi. (*)