Viral, Seorang Pria Berjubah Putih Lawan Petugas, Polda Jatim Bakal Tindaklanjuti

 
Viral, Seorang Pria Berjubah Putih Lawan Petugas, Polda Jatim Bakal Tindaklanjuti

Foto: screenshot video viral, seorang pria berjubah putih lawan petugas gabungan (Kamis, 21/5)

LADUNI.ID, Surabaya - Viral di media sosial sebuah video berdurasi 1 menit 23 detik memperlihatkan seorang pria berbaju gamis putih terlihat melawan petugas. Dalam video itu tampak pria bergamis dengan membawa sorban cekcok mulut dengan sejumlah petugas gabungan. Selain terlihat saling cekcok mulut juga hampir saja terjadi adu fisik. Terlihat ketika salah satu petugas Satpol PP terjatuh ketika ingin meraih tubuh pria bergamis putih itu.

Informasi yang dihimpun laduni.id, pria bergamis tersebut diketahui bernama lengkap Umar Abdullah Assegaf ketua Albayinat Bangil-Jatim. Ia menolak ketika mobil Toyota Camry yang ditumpanginya diminta petugas gabungan untuk putar balik.

Polda Jatim pun membenarkan peristiwa tersebut. Polda Jatim melalui Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat anggota Satlantas Polrestabes Surabaya melaksanakan pemeriksaan kendaraan yang akan masuk ke Kota Surabaya di pos cek point.

Baca Juga: Monitoring Harga di Pasar Murah, Satgas Pangan Polda Banten Pastikan Stok Sembako

Kejadian tersebut, menurut Trunoyudo, terjadi pada Rabu (20/5) sekitar pukul 16.45 WIB di pos cek point Exit Tol Satelit.

"Anggota Satlantas Polrestabes Surabaya menghentikan kendaraan Toyota Camry dengan Nopol N 1 B dari Arah Malang. Sekira pukul 16.45 wib. Kemudian petugas gabungan Satlantas Polrestabes Surabaya dengan instansi terkait melakukan pemeriksaan ketentuan PSBB, karena didapati pengemudi tidak menggunakan masker dan penumpang melebihi ketentuan PSBB," kata Trunoyudo kepada wartawan, Kamis (21/5/2020).

Petugas pun langsung meminta kepada pengemudi untuk memutar balik kendaraannya kembali ke tempat asalnya.

"Namun dari dalam mobil terdengar suara dari penumpang yang melarang pengemudi untuk putar balik dan memaksa untuk melanjutkan perjalanan ke arah masuk kota Surabaya," jelas Trunoyudo

Baca Juga: Mushaf Ar-Risalah PBNU Menulis Merah Huruf di Surat Al-Kahfi, Mengapa?

Tak lama kemudian, seorang pria di sebelah sopir keluar diduga melontarkan kata-kata tidak sopan kepada petugas gabungan.

Tidak selang lama, ungkap Trunoyudo, pria itu turun dari mobil dan melakukan ujaran kebencian dengan mengeluarkan kata-kata tidak sopan kepada petugas gabungan yang sedang melaksanakan pengamanan di pos cek point Exit Tol Satelit.

"Tidak hanya itu, penumpang pria sempat melakukan tindakan melawan hukum terhadap petugas yang sedang melaksanakan tugas," tuturnya.

Akibat insiden tersebut, dia menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti kejadian tersebut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

"Akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Masa pandemi semua masyarakat pahami benar kedisiplinan aturan Protokol kesehatan masing-masing tanggung jawab Pribadi dan keluarganya," ucap dia, tegas.

"Semangat dan pengabdian petugas di pos cek point adalah amanah undang-undang dalam rangka memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat," pungkasnya.