Ingin Bantu Masyarakat Masalah Hukum Terkait Covid-19, LBH Ansor Kabupaten Batang Buka Posko Online

 
Ingin Bantu Masyarakat Masalah Hukum Terkait Covid-19, LBH Ansor Kabupaten Batang Buka Posko Online

LADUNI.ID, Batang - Pandemi Covid-19 bukan hanya persoalan kesehatan, tapi juga telah menimbulkan persoalan serius di berbagai bidang, termasuk persoalan hukum. Tidak hanya berdampak terhadap perekonomian negara dan kesehatan masyarakat, tetapi juga mengakibatkan permasalahan baru yang dinilai sebagai ketidakadilan kepada masyarakat kecil. Demikian disampaikan Ketua LBH Ansor Kabupaten Batang, Miqdam Yusria Ahmad, SHI., M.Ag.

“Misalnya dalam hal Pengakhiran Hubungan Kerja (PHK) para buruh, akses terhadap fasilitas kesehatan, dan penyimpangan distribusi bantuan jaring pengaman sosial dari pemerintah pusat hingga daerah,” ujar Miqdam kepada laduni.id, Kamis (21/5/2020), Malam.

LBH Ansor, kata dia, atas permintaan dari masyarakat, membuka Posko Online Bantuan Hukum Covid-19 yang melibatkan seluruh Advokat dan Paralegal LBH Ansor di seluruh kantor-kantor LBH Ansor yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia termasuk di Kabupaten Batang.

“Melalui Posko Online Bantuan Hukum Covid-19, LBH Ansor Kabupaten Batang berikhtiar dalam membantu masyarakat miskin dan marjinal menghadapi permasalahan hukum dengan menerima pengaduan, memberikan konsultasi hukum dan melakukan upaya hukumnya,” ucap dia.

Baca Juga: Warga Bandar Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Batang Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Ikhtiar tersebut juga akan dijadikan wadah pusat pengaduan, selanjutnya data aduan yang diterima bisa kita sampaikan kepada pihak terkait sebagai acuan dalam mengambil kebijakan. Dengan demikian selain memberi informasi sekaligus sebagai katalisator bagi stakeholder dan Pemerintah Daerah untuk mengambil kebijakan berkaitan program-program penanganan dampak covid-19 selanjutnya.

“Setiap aduan yang diterima LBH Ansor Kabupaten Batang, sebisa mungkin dibantu dengan nasihat-nasihat hukum terlebih dahulu. Sebab, terkadang ada masyarakat yang mengadu ke LBH ternyata belum memahami prosedur yang seharusnya harus ditempuh,” terang dia.

Pelayanan bantuan hukum gratis tersebut, lanjut dia, akan dioptimalkan lewat saluran online atau daring pemanfaatan fasilitas online. Ha itu, kata dia, dimaksudkan menghindari kerumunan dalam pelayanan. Para pencari keadilan atau bantuan hukum dapat menghubungi nomor telepon/wa: 085641322768 atau mengisi form LBH Ansor Kabupaten Batang pada alamat web https://lbhansor.or.id/poskocovid19/.

LBH Ansor Kabupaten Batang akan fokus pada isu-isu yang meliputi hak warga atas kesehatan dan hak pekerja, dan perlindungan distribusi jaring pengaman sosial dari pemerintah pusat hingga daerah, serta isu-isu lain yang tak terbatas.

Baca Juga: Puluhan Anak di Prancis Positif Covid-19 Usai Seminggu Sekolah Dibuka

Lebih dalam, Miqdam menuturkan komitmen LBH Ansor dalam membantu masyarakat miskin yang memerlukan bantuan hukum merupakan amanah ideologi organisasi. Visi LBH GP Ansor ialah menegakkan keadilan bagi kaum yang lemah dan dilemahkan, tanpa terkecuali, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, jenis kelamin, dan golongan dengan berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil alamin, nilai-nilai kemanusiaan, ke-Indonesia-an, ke-NU-an, dan ke-Ansor-an.

“Jadi, LBH Ansor Kabupaten Batang tidak hanya akan membantu masyarakat yang miskin secara ekonomi, tetapi juga seseorang atau kelompok orang yang termarjinalkan secara sosial dan budaya,” kata dia lagi.

Salah satu isu marjinalisasi yang sempat mengiris hati beberapa waktu lalu adalah yang menimpa korban meninggal karena terkena covid-19 baik dari kalangan petugas medis atau masyarakat biasa di beberapa daerah.

“Hal tersebut kami anggap sebagai hal yang tidak berperi-kemanusiaan. Kami mohon Pemerintah Kabupaten Batang agar bertindak lebih tegas kepada para provokator yang mengajak warga menolak pemakaman jenazah Covid-19 di Kabupaten Batang. Selain itu kami juga berharap Pemerintah Kabupaten Batang tetap memperhatikan keamanan sekaligus kesejahteraan tim penguburan jenazah terdampak covid-19,” ungkap dia.

Sedangkan terkait permasalahan distribusi jaring pengaman sosial yang tengah dilaksanakan pemerintah pusat hingga daerah, lanjut dia menjelaskan lebih dalam, LBH Ansor berharap pihak terkait di Kabupaten Batang tidak menutup diri jika ada pengaduan masyarakat terkait penyimpangan penyaluran bantuan jaring pengaman sosial.

“Pihak terkait kami minta untuk tetap melakukan sosialisasi maupun pendekatan ke warga semaksimal mungkin agar tidak terjadi kesalahpahaman. Bahkan jika perlu melibatkan unsur masyarakat dari ormas resmi di Kabupaten Batang termasuk PCNU Kabupaten Batang dan badan otonom di bawahnya untuk membantu sosialisasi dan pengawasannya,” tandasnya.

Baca Juga: PBNU Luncurkan Mushaf Ar-Risalah, Dihiasi Kekayaan Ornamen Nusantara

Dia menambahkan, jangan sampai ada penyelewengan distribusi bantuan sosial misalnya melalui tindakan pemotongan jumlah bantuan yang diterima masyarakat terdampak dengan dalih operasional atau pemerataan bantuan tanpa dilandasi aturan maupun prosedur yang jelas. Pada situasi seperti ini, lebih lanjut kata dia,LBH Ansor mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menguatkan solidaritas, empati sosial, dan selalu mendekatkan diri kepada Yang Maha Pengasih-Penyayang.

“Hal demikian sangat penting untuk memperkecil konflik di masyarakat dengan berbagai pendekatan agar masyarakat tetap saling menjaga kenyamanan bersama, saling membantu sesama serta saling mengedepankan rasa kemanusiaan,” tutup dia.

Berikut Tim LBH Ansor Kabupaten Batang Jawa Tengah

Ketua : Miqdam Yusria Ahmad, SHI., M.Ag.
Sekretaris: Eko Yustitianto Kurniawan, SH.