21 Jun 2020 · 9.741 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Kisah ini terjadi pada KH. Nur Hasanuddin (Pengasuh PP. Darussa’adah Tumpang) ketika bersama dengan Sayyid Ahmad Al-Maliki di Masjid Nabawi.
Sayyid Ahmad Al-Maliki sedang duduk santai sambil menikmati Qohwah (kopi). Di sekelilingnya sudah hadir banyak orang untuk mengambil barokah dari sisa qohwah tersebut salah satu di antaranya adalah KH. Hasanuddin.
Melihat posisi dirinya yang duduk lumayan jauh dari Sayyid Ahmad Al-Maliki membuatnya sedih sebab secara akal tidak mungkin kebagian sisa qohwah yang diinginkan.
Keinginannya yang sangat kuat itu mendorong hatinya untuk berkata, "Ya Allah, jika memang maqom kewalian Abuya Sayyid Ahmad sama dengan Abahnya, maka beliau pasti memberikan sisa qohwahnya padaku."
Masya Allah sungguh di luar dugaan, Sayyid Ahmad Al-Maliki langsung memanggil KH. Hasanuddin, “Ta’al, ya Hasan. Isyrob hadzil qohwah (ke sinilah, ya Hasan. Minumlah kopi ini)".
Sayyid Ahmad Al-Maliki rupanya tidak memberikan kepada orang di d
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+