23 Jun 2020 · 13.536 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - KH. Ahmad Bahauddin Nursalim, yang lebih akrab disapa Gus Baha, adalah sosok ulama kharismatik yang begitu dicintai banyak kalangan. Meski usianya tergolong muda, kedalaman ilmunya membuatnya disejajarkan dengan para ulama sepuh. Beliau merupakan salah satu santri kesayangan dari almarhum KH. Maimoen Zubair (Mbah Moen), ulama besar dari Rembang yang sangat dihormati.
Gus Baha dikenal luas sebagai ahli tafsir Al-Qur’an. Gaya penyampaiannya yang sederhana, jenaka, tapi penuh makna, membuat pembahasan berat seputar agama terasa ringan dan mudah dipahami. Kajian-kajiannya selalu ditunggu-tunggu, tak hanya oleh para santri, tapi juga oleh masyarakat umum hingga warganet yang mencari pencerahan lewat platform digital.
Satu hal yang membuat Gus Baha semakin istimewa adalah kesederhanaan hidupnya. Meski dikelilingi banyak santri dan sering didatangi tokoh penting, beliau tetap tampil apa adanya. Tidak ada kesan glamor atau pencitraan. Beliau menjalani hidup dengan penuh ketenangan, jauh dari hiruk-pikuk dunia yang sering kali mengejar gengsi
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+