29 Jun 2020 · 3.433 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Jakarta - Presiden Jokowi terlihat sangat tidak puas dengan kinerja Kementrian dan Lembaga Negara dalam 3 bulan masa pandemik Covid-19. Hal itu disampaikan pada rapat kabinet yang berlangsung pada Minggu (28/06).
Situasi yang krisis dan bahkan pertumbuhan ekonomi dunia diprediksi akan terkontraksi hingga minus 6-7 % tak membuat kinerja kementrian dan lembaga dibawahnya bergerak dengan cepat dan extraordinary.
"Bisa saja membubarkan lembaga, bisa saja reshuffle. Sudah kepikiran ke mana-mana saya," ucap Jokowi dengan nada tinggi di depan para menteri.
Merespon sikap presiden tersebut Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H. Syafiq Syauqi menyebut bahwa apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi adalah mewakili keprihatinan ratusan juta penduduk Indonesia.
"Kami memaklumi dan respect dengan kepekaan bapak presiden, bahwa memang banyak sekali kinerja Kementrian yang lambat dan tidak mengerti skala prioritas kebijakan. Sehingga masyarakat belum merasakan akslerasi program pemerintah" jelas Syafiq Syauqi.
Syafiq Syau
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+