20 Jul 2020 Β· 16.177 dibaca · Pesantren
Profil
Pada sekitar tahun 1960-an Ibu Hj. Fatmah membangun madrasah di tanah miliknya seluas + 140 m2 ditambah sawah seluas 4400 m2 di pertigaan Pasirhayam, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur. Kemudian diwakafkan tanah dan bangunan tersebut kepada nadzir yang bernama Bapak H. Muhtar, sebagai ayah mertua dari KH. Abdullah Usman Akiki. Madrasah tersebut dipergunakan untuk madrasah diniyah dan tempat pengajian umum bagi masyarakat.
Setelah Bapak H. Muhtar wafat, maka nadzirnya diteruskan oleh ibu Hj Hodijah, istrinya. Setelah Ibu Hj. Hodijah wafat, maka nadzir tersebut diteruskan oleh KH. Abdullah Usman Akiki sebagai putra mantu almarhum dan almarhumah. Pada tahun 1991, madrasah tersebut dibangun kembali oleh KH. Abdullah Usman Akiki dan Hj. Masitoh di tanah seluas 280 m2 dengan luas bangunan 175 m2 sebanyak dua lantai semi permanen. Pada tahun 1995 dimulai kegiatan bimbingan manasik ibadah haji (Posbinsik) yang sekarang dikenal
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+