Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Belajar Dermawan sejak Masih Miskin, Sebab ketika Kaya Belum Tentu Bisa

17 Aug 2020 · 4.910 dibaca · Artikel Keagamaan

Laduni.ID, Jakarta - Dalam salah satu ceramahnya yang khas—santai tapi sarat makna—KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menyampaikan pesan yang begitu menyentuh;

“Belajarlah menjadi dermawan sejak kamu masih miskin, karena saat sudah kaya, belum tentu kamu mampu bersedekah.”

Sekilas, terdengar sederhana. Tapi jika direnungkan, pesan ini mengandung kedalaman luar biasa. Gus Baha menjelaskan bahwa sering kali, justru saat kita belum punya banyak, memberi itu terasa ringan. Tapi ketika harta sudah melimpah, kewajiban untuk berbagi malah terasa berat.

Sebagai contoh, beliau menggambarkan hukum zakat dalam peternakan kambing. Jika seseorang memiliki 40 ekor kambing, zakatnya adalah 1 ekor. Kalau punya 80 ekor, zakatnya 2 ekor. Punya 160 ekor, zakatnya 4 ekor, dan seterusnya. Bayangkan seseorang memiliki 4.000 ekor kambing—maka zakatnya menjadi 80 ekor. Di sini meskipun persentasenya sama, secara jumlah tentu jauh lebih berat dibandingkan yang hanya memberi satu ekor.

Dengan gaya khasnya yang ringan dan menghibu

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →