23 Dec 2020 Β· 3.016 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID, Jakarta - Islam Nusantara jelas ditujukan sebagai satu bentuk tanggung jawab keumatan-kebangsaan NU untuk melindungi umat Islam dan rakyat Indonesia dari berbagai bahaya paham sesat dan menyesatkan. Mengapa berbahaya? Karena paham-paham itu bakal merusak persatuan dan kesatuan umat Islam Indonesia, salah satunya adalah ajaran puritan Wahabi-salafi.
Di masa Belanda dulu, pemerintah Kompeni memperkenalkan ajaran Wahabi ini setelah paham itu terbukti efektif dimainkan oleh imperialisme Inggris di Timur Tengah, ketika merebut Tanah Hijaz dan mematahkan pengaruh Turki Usmani di wilayah kota suci Mekah dan Madinah di tahun 1924.
Lalu muncul rekomendasi Ch. O. Van der Plas, penasehat urusan Bumiputra dan keagamaan, di tahun 1934, yang mengusulkan agar kelompok puritan-Wahabi dipolitisasi untuk tujuan kebijakan Islam politik di Hindia-Belanda. Yaitu politik belah-bambu atau divide et impera atas umat Islam: satu diangkat, yang lainnya diinjak. Biasanya, masing-masing kelompok umat Islam diadu-domba untuk melemahkan solidaritas umat Is
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+