PROFIL
Pada awal berdirinya, pondok pesantren ini berkonsentrasi pada pendalaman kitab-kitab salaf. Namun ketika kepemimpinan pondok pesantren dipegang oleh KH Muhsin Isman, terjadi penambahan materi pendidikan, yaitu program tahafudhul Qur'an yang menjadi bidang keahlian dari KH. Muhsin Isman. Program ini secara tidak langsung berpengaruh pada nama pesantren yang mendapat tambahan “TAHFIDHIL QUR'AN” yang menunjukkan bahwa pondok ini berkonsentrasi pada bidang menghafal al Qur'an, sehingga nama pondok yang dahulu Pondok Pesantren Sirojul 'Ulum berubah menjadi Pondok Pesantren Tahfidhil Qur'an Sirojul 'Ulum.
Penambahan materi ini dimulai sejak KH. Muhsin Isman menempati rumah baru yang terletak di samping rumah mertuanya. Dan juga atas usulan para Kiai sepuh diantaranya KH. Imam Thoha dari desa Sukorejo Plemahan Kediri sekitar tahun 1984, tujuannya untuk melestarikan al Qur'an dan mencetak para penghafal al Qur'an (huffadh) yang mempunyai wawasan keagamaan yang mumpuni dan sifat amanah dalam menge
🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+