29 Apr 2021 · 3.546 dibaca · Artikel Keagamaan
Aku Terserah-Mu
Laduni.ID, Jakarta – Rabi’ah juga acap mengunjungi Imam Sofyan al Tsauri, seorang mujtahid mutlak sekaligus sufi besar. Begitu pula sebaliknya, al-Tsauri sering mengunjunginya. Keduanya saling belajar dan terlibat dalam dialog-dialog intensif dan berlama-lama tentang cinta Tuhan yang sering membuat keduanya menangis dalam “Khawf” (khawatir, cemas) dan “Roja” (berharap akan Kasih Tuhan). Konon pada awal perjalanan spiritualnya Rabi’ah dibimbing seorang sufi perempuan : Hayyunah. Puisi yang sudah disebut di atas berasal dari dia. Rabi’ah suatu hari mendengarkan temannya bersenandung cinta kepada Tuhan :
Duhai Kekasih-ku Satu-satunya
Engkaulah yang memberiku kegembiraan membaca tiap malam
Lalu Engkau lepaskan aku ketika siang datang
Duhai Tuhanku,
Aku ingin seluruh siang adalah malam
Agar aku selalu intim bersama-Mu
Cinta Rabi'ah kepada Tuhan sedemikian rupa hebatnya, sehingga dia siap menyerahkan seluruh ji
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+