Berikut Fakta Ustad Wafat Saat Imami Shalat Idul FItri di Klaten

 
Berikut Fakta Ustad Wafat Saat Imami Shalat Idul FItri di Klaten
Sumber Gambar: Foto (ist)

Laduni.ID Jakarta – Juriono,  imam dan khatib shalat idul fitri di Dusun Dalangan, Desa Ngemplak, Kecamatan Kalikotes, Klaten, meninggal dunia saat menjadi imam dan khatib salat idul fitri. Diketahui ustad Juriono memang memiliki riwayat penyakit jantung.

Peristiwa ini terjadi puku 07:00 Wib pada hari Kamis tanggal 1 Syawal 2021. Ustad Juriono sempat menyampaiakan khutbah tentang bertaqwa hingga akhir hayat.

Baca Juga: 17 Ramadhan Habib Abdullah Assegaf Sekumpul Wafat

"Awalnya semua berjalan lancar, khutbah terakhir mulai putus-putus dan tersendat. Setelah itu ambruk, " ungkap salah seorang panitia salat Ied, Zudi Ismail, Kamis (13/5/2021).

Berikut fakta-fakta wafatnya ustaz Juriono saat salat Idul Fitri tadi:

1. Juriono ambruk saat khotbah salat Id
Salah seorang panitia salat Id, Zudi Ismail, menyebut saat ambruk Juriono sempat ditolong jemaah yang berada di barisan depan. Dia juga sempat dibaringkan sebelum dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil.

2. Sebelum wafat Juriono berkhutbah tentang bertakwa hingga akhir hayat
Zudi menyebut Juriono sempat berkhutbah tentang mengajak bertakwa sampai nanti dipanggil Allah, sampai akhir hayat.

Hal senada juga disampaikan Anwar Ikhsan, rekan Juriono. Ikhsan menyebut almarhum selalu mengingatkan tentang kematian sehingga kalimat terakhir yang bersangkutan bertakwalah dengan sungguh takwa.

Baca Juga: Mustasyar PBNU KH. Sya'roni Ahmadi Wafat

3. Juriono memiliki riwayat sakit jantung
Zudi mengatakan sebelum mengimami salat, Juriono tampak bugar dan sempat mengajaknya bercanda. Zudi mengaku baru tahu yang bersangkutan memiliki riwayat sakit jantung ketika memberi tahu keluarga almarhum. Penyakit jantung Juriono bakal kumat ketika dia kecapekan.

4. Juriono belakangan tampak bersemangat
Ikhsan menyebut dari keterangan jemaah, Juriono belakangan ini tampak semangat saat mengaji bersama. Bahkan, kata Ikhsan, Juriono mengungkapkan keinginannya meninggal saat menjadi imam, salat, sujud, maupun ceramah.

Baca Juga: Pertengahan Ramadhan Mengenang Wafatnya Sayyidah Nafisah Binti Hasan RA (Guru Imam Safi’i)

5. Peristiwa wafatnya Juriono saat jadi imam dan khatib salat Id viral di media sosial
Kabar meninggalnya imam dan khatib salat Idul Fitri di Dusun Dalangan, Desa Ngemplak, Kecamatan Kalikotes, Klaten viral setelah diunggah ke media sosial. Pengunggahnya Anwar Ikhsan, menyebut almarhum jatuh saat khotbah di mimbar salat Idul Fitri.(*)