18 Aug 2021 · 3.034 dibaca · Internasional
Laduni.ID, Jakarta- Beragam prediksi mengemuka setelah kelompok Taliban berhasil menduduki Kabul sebagai sentrum pemerintahan Afganistan. Sejalan dengan itu, pasukan Amerika Serikat (AS) telah ditarik lebih dulu dari negeri yang kerap menjadi target proksi kepentingan negara-negara adidaya. Langkah Taliban mengambil kendali politik semakin mudah ketika sebelumnya, Presiden Ashraf Gani telah meninggalkan Afganistan dan dikabarkan pergi ke Tajkistan. Lalu, pada Senin 16 Agustus 2021, Taliban berhasil menduduki istana kepresidenan.
Meski elit Taliban menyatakan bahwa perang telah usai dan ingin hidup damai, tetapi kepanikan warga terjadi dan tidak sedikit yang bergegas pergi meninggalkan Kabul. Hingga kini, belum ada kepastian bagaimana transisi politik akan berlangsung serta mekanisme pengelolaan kekuasaan setelah Taliban mengklaim kemenangannya. Bagaimana masa depan Afganistan? Akankah menjadi basis terorisme internasional, seperti prediksi sebagian pihak? Ataukah Afganistan sepenuhnya dapat menjadi negeri yang berdaulat, walau di bawah kepemimpinan polit
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+