Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Validitas Kebenaran dalam Perspektif Filsafat dan Ilmu Kalam

15 Sep 2021 Β· 4.355 dibaca · Kolom

Laduni.ID, Jakarta - Ada perbedaan mendasar dan bersifat umum antara epistemologi dalam wacana filsafat dan wacana kalam, yakni mengenai penggunaan istilah pengetahuan dharuri (sekunder) di kalangan para teolog. Term dharuri di kalangan filosof bertolak dari prinsip kausalitas tentang hubungan sebab-akibat, serta keterkaitan premis-konklusif dalam logika. Atas dasar ini, menurut Al-Jabiri ada empat prinsip dalam kepastian logika dalam pandangan filsuf, yaitu prinsip kediaan (huwiyyah) yang memperlakukan fakta sebagaimana adanya dan hal yang fundamental yang terdapat padanya, prinsip tidak adanya kontradiksi, prinsip ketidakmungkinan menyimpulkan dari dua hal yang kontradiktif, dan prinsip kausalitas. 

Secara umum, dalam kajian filsafat ilmu dikenal tiga teori klasik tentang kebenaran, yaitu:

Pertama, teori kebenaran korespondensi. Maksudnya ialah kesesuaian atau kesepadanan antara pernyataan (ide) dengan kenyataan (realitas). Teori ini menekankan bahwa kebenaran ialah saling kesesuaian antara ide atau kepercaya

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →