20 Sep 2021 ยท 57.710 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta – Islam selalu mengajarkan seorang untuk menjaga kesucian dan kebersihan hati dari perbuatan yang dapat merusak hati. Rusaknya hati dapat menyebabkan rasa “mati” pada hati yang membuat interaksi dengan Allah menjadi terganggu.
Gus Dewa dalam unggahan Facebook terbarunya mengutip perkataan Syekh Ibnu 'Athaillah As-Sakandari kitab Hikamnya. Beliau berkata:
ู ููู ุนูููุงู ูุงุชู ู ูููุชู ุงููููููุจู ุนูุฏูู ู ุงููุญูุฒููู ุนูููู ู ูุง ููุงุชููู ู ููู ุงูููู ููุงููููุงุชู ููุชูุฑููู ุงููููุฏูู ู ุนูููู ู ูุง ููุนูููุชููู ู ููู ููุฌูููุฏู ุงูุฒูููููุงุชู
“Sebagian tanda matinya hati ialah tidak merasa sedih atas hilangnya suatu amal kebaikan, dan tidak menyesal atas terjadinya perbuatan yang tidak baik kepadamu.”
Gus Dewa juga menyebutkan beberapa hal yang menjadi penyebab matinya hati ada tiga. Pertama, cin
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+